TGViewer
Channel Public Channel
๐—ข๐—™๐—– ๐—ข๐—ก๐—–๐—˜๐—Ÿ๐—ข๐—ฅ๐—˜

๐—ข๐—™๐—– ๐—ข๐—ก๐—–๐—˜๐—Ÿ๐—ข๐—ฅ๐—˜

@ofconcelore

โ ๐—ฆ๐—œ๐—ก๐—–๐—˜ ๐—๐—”๐—ก๐—จ๐—”๐—ฅ๐—ฌ ๐Ÿญหขแต— ๐Ÿฎ๐Ÿฌ๐Ÿฎ๐Ÿฒ โž

โŽ™ ๐—–๐—›๐—”๐—ก๐—ก๐—˜๐—Ÿ ๐—ข๐—™๐—™๐—œ๐—–๐—œ๐—”๐—Ÿ ใ…ค
โŒฒ @OFCONCELORE
โŒฒ @POSTERNCR
โŒฒ @CERITANCR
โŒฒ @INFONCR
โŒฒ @DISFENCR
โŒฒ @BLACKLISTNCR

โŽ™ ๐—•๐—ข๐—ง
โŒฒ @ONCELOREBOT
โŒฒ @Oncempps_bot (CLOSE)
โŒฒ @NCRPFPBOT
Subscribers
8.34K
Photos
516
Videos
67
Links
49

Showing posts older than #23396 ยท Back to latest

Older Posts 20 shown
Post #23373 238
๐—ฌ๐—ข๐—จ ๐—ฆ๐—›๐—ข๐—จ๐—Ÿ๐—— ๐—ž๐—ก๐—ข๐—ช ๐—ง๐—›๐—œ๐—ฆ!
๊’ฐ เญจ โ”€โ”€โ”€โ”€โ€Œโ”€โ€Œโ”€โ€Œ โœง โ”€โ”€โ”€โ€Œโ”€โ€Œโ”€โ€Œโ”€โ€Œ เญง ๊’ฑ

เจเจ“โ€” Makasih banyak buat kalian semua yang udah nemenin Liliana merenung dan menyelami sisi gelap pikiran manusia di #๐‹๐„๐†๐Ž๐‘๐„ malam ini. Peluk jauh ๐Ÿซ‚ buat kalian yang sedang berjuang sendirian di kamar masing-masing. Kalian hebat, kalian berharga, dan kalian tidak sendirian.
Post #23372 197
๐—ฌ๐—ข๐—จ ๐—ฆ๐—›๐—ข๐—จ๐—Ÿ๐—— ๐—ž๐—ก๐—ข๐—ช ๐—ง๐—›๐—œ๐—ฆ!
๊’ฐ เญจ โ”€โ”€โ”€โ”€โ€Œโ”€โ€Œโ”€โ€Œ โœง โ”€โ”€โ”€โ€Œโ”€โ€Œโ”€โ€Œโ”€โ€Œ เญง ๊’ฑ

เจเจ“โ€” Sepuluh kalimat. Keliatannya sederhana, gampang diucapkan, dan sering keluar begitu saja tanpa sadar. Tapi kalau diucapkan terus-menerus kepada orang yang salah, di waktu yang paling rapuh dalam hidup mereka, kalimat-kalimat itu bisa menjadi racun yang mengikis habis kewarasan mereka.

เจเจ“โ€” Mulai malam ini, sebelum kata-kata itu lolos dari bibir kita, yuk belajar untuk mengeremnya sedetik saja.
Tanyakan pada diri sendiri: "apakah kalimat ini akan menjadi sayap yang membimbingnya terbang, atau justru batu berat yang menenggelamkannya ke dasar laut?" ๐Ÿค”


เจเจ“โ€” Karena kita tidak pernah tahu, temen-temen... di balik senyuman seseorang yang duduk di sebelah kita, di balik tawa kencangnya saat nongkrong, atau di balik balasan chat yang singkatโ€”mungkin mereka sedang berjuang mati-matian untuk tetap hidup dan bernapas di dunia yang kejam ini.

เจเจ“โ€” Jangan jadi alasan kenapa seseorang kehilangan alasan untuk bertahan. โŒโ€ผ๏ธ
  • โค 3
  • โคโ€๐Ÿ”ฅ 1
  • ๐Ÿ”ฅ 1
Post #23370 102
9. "Kok tumben rajin? Kesambet apa kamu hari ini?" ๐Ÿ’ญ

เจเจ“โ€” LILIANA SAMATHA:

โ”โ”โ”๏พ Nomor sembilan. Pujian beracun atau backhanded compliment. Niatnya mungkin ingin mencairkan suasana atau bercanda di antara teman, tapi efek psikologisnya justru membuat si pendengar berpikir: "๐—ข๐—ต, ๐—ท๐—ฎ๐—ฑ๐—ถ ๐˜€๐—ฒ๐—น๐—ฎ๐—บ๐—ฎ ๐—ถ๐—ป๐—ถ ๐—ฑ๐—ถ ๐—บ๐—ฎ๐˜๐—ฎ ๐—บ๐—ฒ๐—ฟ๐—ฒ๐—ธ๐—ฎ ๐—ฎ๐—ธ๐˜‚ ๐—ฎ๐—ฑ๐—ฎ๐—น๐—ฎ๐—ต ๐—ผ๐—ฟ๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐˜†๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—ฝ๐—ฒ๐—บ๐—ฎ๐—น๐—ฎ๐˜€ ๐—ฑ๐—ฎ๐—ป ๐˜๐—ถ๐—ฑ๐—ฎ๐—ธ ๐—ฏ๐—ถ๐˜€๐—ฎ ๐—ฑ๐—ถ๐—ฎ๐—ป๐—ฑ๐—ฎ๐—น๐—ธ๐—ฎ๐—ป?".

โ”โ”โ”๏พ Alih-alih merasa termotivasi untuk terus rajin, mereka justru akan kembali malas karena takut dijadikan bahan lelucon lagi.

10. "Udah, ikhlasin aja. Gitu aja kok dipikirin terus sih? Hidup tuh dibawa santai." ๐Ÿ’ญ

เจเจ“โ€” LILIANA SAMATHA:

โ”โ”โ”๏พ Nomor sepuluh. Kalimat penutup yang paling sering diucapkan tanpa empati. ๐— ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ถ๐—ธ๐—ต๐—น๐—ฎ๐˜€๐—ธ๐—ฎ๐—ป atau ๐—บ๐—ผ๐˜ƒ๐—ฒ ๐—ผ๐—ป dari sebuah ๐—น๐˜‚๐—ธ๐—ฎ, ๐—ธ๐—ฒ๐—ต๐—ถ๐—น๐—ฎ๐—ป๐—ด๐—ฎ๐—ป, atau ๐—ธ๐—ฒ๐—ด๐—ฎ๐—ด๐—ฎ๐—น๐—ฎ๐—ป bukanlah hal yang bisa dilakukan dalam semalam. Itu butuh ๐—ฝ๐—ฟ๐—ผ๐˜€๐—ฒ๐˜€, butuh ๐—ฎ๐—ถ๐—ฟ ๐—บ๐—ฎ๐˜๐—ฎ, dan butuh ๐˜„๐—ฎ๐—ธ๐˜๐˜‚ bagi seseorang untuk berdamai dengan keadaan.

โ”โ”โ”๏พ Menyuruh seseorang melupakan sesuatu dengan instan sama artinya dengan memaksa mereka melompati proses penyembuhan mental mereka sendiri, seolah menganggap rasa sakit mereka adalah hal yang sepele.
  • โค 2
  • ๐Ÿ”ฅ 2
  • โคโ€๐Ÿ”ฅ 1
Post #23368 155
7. "Ih, gitu aja ditangisin? Lebay banget jadi orang." ๐Ÿ’ญ

เจเจ“โ€”LILIANA SAMATHA:

โ”โ”โ”๏พ Nomor tujuh. Menertawakan atau meremehkan air mata seseorang. Menangis bukanlah tanda kelemahan; menangis adalah cara tubuh dan jiwa untuk bernapas saat beban sudah terlalu berat untuk ditanggung kata-kata.

โ”โ”โ”๏พ Saat seseorang dibilang "๐—น๐—ฒ๐—ฏ๐—ฎ๐˜†" saat mereka sedang menangis, mereka belajar untuk menelan air matanya bulat-bulat, menutup pintu hatinya, dan membiarkan luka itu bernanah di dalam dada. Dan percayalah, emosi yang dipendam itu ibarat bom waktu yang siap meledak kapan saja.

8. "Yakin mau ambil jalan itu? Nanti menyesal loh, kan kubilang juga apa." ๐Ÿ’ญ

เจเจ“โ€” LILIANA SAMATHA:

โ”โ”โ”๏พ Nomor delapan. Kedengarannya seperti nasihat bijak dari orang yang berpengalaman, tapi jika diucapkan dengan nada meragukan dan menghakimi, ini adalah bentuk gaslighting psikologis yang membunuh rasa percaya diri. Alih-alih memberikan dukungan agar seseorang berani mengambil keputusan hidupnya, kalimat ini justru menanamkan rasa takut yang luar biasa, membuat mereka selalu meragukan kemampuan diri sendiri dan takut untuk melangkah.
  • โค 3
  • โคโ€๐Ÿ”ฅ 2
  • ๐Ÿ”ฅ 2
Post #23366 88
5. "Cuma gitu doang kok repot?" ๐Ÿ’ญ

เจเจ“โ€” LILIANA SAMATHA:

โ”โ”โ”๏พNomor lima. Kalimat ini seketika merampas harga diri seseorang atas usaha yang sudah mereka keluarkan. Apa yang kelihatan sepele dan mudah buat kita, bisa jadi adalah pencapaian terbesar dalam hidup mereka hari itu setelah berjuang mati-matian melawan rasa lelah. Saat kita bilang "๐—ฐ๐˜‚๐—บ๐—ฎ ๐—ด๐—ถ๐˜๐˜‚ ๐—ฑ๐—ผ๐—ฎ๐—ป๐—ด", kita sedang mengatakan bahwa kerja keras mereka tidak ada artinya sama sekali.

6. "Ah, kamu kan emang dari dulu begitu orangnya. Gak bakal bisa berubah." ๐Ÿ’ญ

เจเจ“โ€” LILIANA SAMATHA:

โ”โ”โ”๏พ Nomor enam. Labeling. Menempelkan stigma negatif secara permanen ke diri seseorang. Saat kita dengan santainya berkata "kamu emang pemalas", "kamu emang egois", atau "kamu emang bodoh", secara tidak sadar kita sedang memenjarakan jiwa mereka dalam sangkar stigma itu.

โ”โ”โ”๏พ Akibatnya? Mereka akan berhenti berusaha untuk memperbaiki diri karena berpikir, "๐—ฃ๐—ฒ๐—ฟ๐—ฐ๐˜‚๐—บ๐—ฎ ๐—ฎ๐—ธ๐˜‚ ๐—บ๐—ฒ๐—ป๐—ฐ๐—ผ๐—ฏ๐—ฎ ๐—ท๐—ฎ๐—ฑ๐—ถ ๐—น๐—ฒ๐—ฏ๐—ถ๐—ต ๐—ฏ๐—ฎ๐—ถ๐—ธ, ๐˜๐—ผ๐—ต ๐—ฑ๐—ถ ๐—บ๐—ฎ๐˜๐—ฎ ๐—บ๐—ฒ๐—ฟ๐—ฒ๐—ธ๐—ฎ ๐—ฎ๐—ธ๐˜‚ ๐˜๐—ฒ๐˜๐—ฎ๐—ฝ๐—น๐—ฎ๐—ต ๐—ผ๐—ฟ๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐˜†๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—ฏ๐˜‚๐—ฟ๐˜‚๐—ธ."
  • โค 1
  • โคโ€๐Ÿ”ฅ 1
  • ๐Ÿ”ฅ 1
Post #23364 148
3. "Dulu zamanku lebih parah, kamu tuh kurang bersyukur." ๐Ÿ’ญ

เจเจ“โ€” LILIANA SAMATHA:

โ”โ”โ”๏พ Nomor tiga. Adu nasib atau the classic guilt-tripping. Membandingkan penderitaan generasi masa lalu dengan tekanan hidup di era modern sama sekali tidak membuat masalah hari ini menjadi selesai. Ini hanyalah cara halus untuk menyepelekan validitas perasaan seseorang.

โ”โ”โ”๏พ Tekanan ๐—บ๐—ฒ๐—ป๐˜๐—ฎ๐—น, standar ๐˜€๐—ผ๐˜€๐—ถ๐—ฎ๐—น yang ๐˜๐—ผ๐—ธ๐˜€๐—ถ๐—ธ, dan ๐—ฏ๐˜‚๐—ฟ๐—ป๐—ผ๐˜‚๐˜ di era sekarang itu nyata. Ketika seseorang direndahkan dengan kalimat ini, mereka merasa bahwa rasa sakit yang mereka rasakan tidak penting di mata dunia.

4. "Kamu tuh gemukan/kurusan sekarang, ya? Kelihatan gak keurus." ๐Ÿ’ญ

เจเจ“โ€” LILIANA SAMATHA:

โ”โ”โ”๏พ Nomor empat. Komentar fisik berkedok "๐—ฏ๐—ฎ๐˜€๐—ฎ-๐—ฏ๐—ฎ๐˜€๐—ถ" atau perhatian palsu. Kita sering lupa bahwa di balik cermin, orang yang kita ajak ngobrol mungkin sedang berdarah-darah melawan rasa tidak aman (๐—ถ๐—ป๐˜€๐—ฒ๐—ฐ๐˜‚๐—ฟ๐—ถ๐˜๐˜†) mereka sendiri โ€” mulai dari gangguan ๐—ต๐—ผ๐—ฟ๐—บ๐—ผ๐—ป, ๐˜€๐˜๐—ฟ๐—ฒ๐˜€ ๐—ธ๐—ฟ๐—ผ๐—ป๐—ถ๐˜€, sampai ๐—ฒ๐—ฎ๐˜๐—ถ๐—ป๐—ด ๐—ฑ๐—ถ๐˜€๐—ผ๐—ฟ๐—ฑ๐—ฒ๐—ฟ.

โ”โ”โ”๏พ Komentar fisik yang kelihatan remeh ini adalah racun paling cepat yang bisa menghancurkan ๐—ฏ๐—ผ๐—ฑ๐˜† ๐—ถ๐—บ๐—ฎ๐—ด๐—ฒ seseorang dalam hitungan detik, membuat mereka membenci pantulan diri mereka sendiri setiap kali bangun pagi.
  • โคโ€๐Ÿ”ฅ 3
  • โค 2
  • ๐Ÿ”ฅ 1
Post #23362 87
1. "Baper banget, gitu aja dimasukkan ke hati." ๐Ÿ’ญ

เจเจ“โ€” LILIANA SAMATHA:

โ”โ”โ”๏พ Nomor satu. Kalimat ini sering banget dipakai sebagai senjata andalan untuk cuci tangan setelah seseorang merasa tersinggung sama omongan kita. Kalimat ini seolah-olah membalikkan keadaan: membuat si korban merasa bahwa diriku yang salah, diriku yang terlalu lemah, atau diriku yang berlebihan.

โ”โ”โ”๏พ Padahal, yang sebenarnya terjadi bukan karena mereka baper, tapi karena empati si pembicara yang emang lagi kosong. Saat seseorang dibilang baper, mereka belajar untuk memendam rasa sakitnya sendirian, mengubur emosinya dalam-dalam, sampai akhirnya mereka kehilangan kemampuan untuk merasa aman di dekat orang lain.

2. "Gitu aja menyerah? Lemah banget." ๐Ÿ’ญ

เจเจ“โ€” LILIANA SAMATHA:

โ”โ”โ”๏พ Nomor dua. Kalimat yang keluar dari mulut orang-orang yang tidak pernah tahu seberapa berat beban yang sedang dipikul seseorang di pundaknya. Bandingkan beban hidup tiap manusia itu beda. Apa yang kelihatannya gampang buat kita, bisa jadi adalah jurang kehancuran buat mereka.

โ”โ”โ”๏พ Menstigma seseorang sebagai "๐—ผ๐—ฟ๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—น๐—ฒ๐—บ๐—ฎ๐—ต" cuma bakal bikin mereka menutup diri, merasa tidak berguna, dan memilih untuk tenggelam dalam diam. Ingat, tidak semua orang punya kapasitas mental yang sama untuk menahan badai yang sama.
  • โค 3
  • โคโ€๐Ÿ”ฅ 2
  • ๐Ÿ”ฅ 2
Post #23360 70
๐—ข๐—™๐—– ๐—ข๐—ก๐—–๐—˜๐—Ÿ๐—ข๐—ฅ๐—˜ Photo
๐—ฌ๐—ข๐—จ ๐—ฆ๐—›๐—ข๐—จ๐—Ÿ๐—— ๐—ž๐—ก๐—ข๐—ช ๐—ง๐—›๐—œ๐—ฆ!
๊’ฐ เญจ โ”€โ”€โ”€โ”€โ€Œโ”€โ€Œโ”€โ€Œ โœง โ”€โ”€โ”€โ€Œโ”€โ€Œโ”€โ€Œโ”€โ€Œ เญง ๊’ฑ

เจเจ“โ€” Halo ๐Ÿ‘‹๐Ÿป, temen-temen... Selamat datang kembali di ruang paling sunyi, paling jujur, tapi juga paling hangat di malam hari. Balik lagi bareng aku, Liliana Samatha, di #๐‹๐„๐†๐Ž๐‘๐„. ๐ŸŒƒโœจ

เจเจ“โ€” Malam ini, kita enggak bakal ngomongin sosok gaib yang ngetuk jendela kamar kalian, atau misteri hutan terlarang di ujung kota. Kita bakal ngebongkar sesuatu yang jauh lebih nyata, lebih dekat, tapi sering kali kita anggap sepele padahal dampaknya mematikan: ๐—น๐—ถ๐˜€๐—ฎ๐—ป ๐—บ๐—ฎ๐—ป๐˜‚๐˜€๐—ถ๐—ฎ.

เจเจ“โ€” Banyak dari kita yang merasa kebal. Merasa kalau kata-kata hanyalah angin lalu yang bakal hilang begitu diembus udara. Padahal, ada kalimat-kalimat yang kelihatannya cuma sekadar basa-basi, dibungkus candaan ringan, atau bahkan diucapkan dengan dalih "aku kan cuma jujur"โ€” yang justru pelan-pelan ๐—บ๐—ฒ๐—ฟ๐˜‚๐˜€๐—ฎ๐—ธ ๐—ธ๐—ฒ๐˜„๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ๐˜€๐—ฎ๐—ป, ๐—บ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ด๐—ฒ๐—ฟ๐—ผ๐—ด๐—ผ๐˜๐—ถ ๐—ต๐—ฎ๐—ฟ๐—ด๐—ฎ ๐—ฑ๐—ถ๐—ฟ๐—ถ, dan ๐—บ๐—ฒ๐—บ๐—ฏ๐˜‚๐—ป๐˜‚๐—ต ๐—บ๐—ฒ๐—ป๐˜๐—ฎ๐—น orang lain secara perlahan.

เจเจ“โ€” Ambil posisi paling nyaman kalian, pasang earphone rapat-rapat ๐ŸŽง, matikan lampu utama kalau perlu, dan mari kita bedah satu per satu ๐Ÿญ๐Ÿฌ ๐—ž๐—ฎ๐—น๐—ถ๐—บ๐—ฎ๐˜ ๐—ฆ๐—ฒ๐—ฝ๐—ฒ๐—น๐—ฒ ๐˜†๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—•๐—ถ๐˜€๐—ฎ ๐— ๐—ฒ๐—ฟ๐˜‚๐˜€๐—ฎ๐—ธ ๐— ๐—ฒ๐—ป๐˜๐—ฎ๐—น ๐—ข๐—ฟ๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—Ÿ๐—ฎ๐—ถ๐—ป.
  • โค 3
  • โคโ€๐Ÿ”ฅ 2
  • ๐Ÿ”ฅ 2
Post #23356 392
ใ…คใ…คใ…คใ…คใ…คใ…คใ…คใ…ค
19แต€แดด MENSIVERSARY..
SPECIAL CELEBRATION TODAY
BY
@OFCONCELORE.
DATE: AUGUST 1หขแต€ 2026!



For ages, we have been absorbed โ˜…
directly into the story we are tellingโ€”one filled
with normal, daily unpredictability. GOTH, THOU.
โ€œWEโ€™RE MORE THAN A FAMILY.โ€
We have known
each other for ages.

Developing.
And becoming unforgettable recollections where โœท
this small squad continuously feels exactly like home.
Thank you for being here.

ใ…ค
Stay with these homies for a long time (we are
really begging for that). Our last words are:
Happy 19แต—สฐ Luniversarry to everyone staying here.
Stay for a long time. โ€˜&. May @OFCONCELORE grow
even more hereafter.
ใ…คใ…คใ…คใ…คใ…คใ…คใ…คใ…ค
  • โค 2
  • ๐Ÿ”ฅ 2
  • ๐Ÿ‘ 2
  • โšก 1
Post #23352 203
#๐„๐”๐•๐Ž๐‘๐„
Older posts โ†’
Threads Profile ViewerView any public Threads profile without an account.Open ThreadLook โ†’Writing with AI? Make it sound human.Metric37 rewrites AI drafts so they read naturally. Free AI detector, 1,500 words free.Try Metric37 โ†’