5. "Cuma gitu doang kok repot?" ๐ญ
เจเจโ LILIANA SAMATHA:
โโโ๏พNomor lima. Kalimat ini seketika merampas harga diri seseorang atas usaha yang sudah mereka keluarkan. Apa yang kelihatan sepele dan mudah buat kita, bisa jadi adalah pencapaian terbesar dalam hidup mereka hari itu setelah berjuang mati-matian melawan rasa lelah. Saat kita bilang "๐ฐ๐๐บ๐ฎ ๐ด๐ถ๐๐ ๐ฑ๐ผ๐ฎ๐ป๐ด", kita sedang mengatakan bahwa kerja keras mereka tidak ada artinya sama sekali.
6. "Ah, kamu kan emang dari dulu begitu orangnya. Gak bakal bisa berubah." ๐ญ
เจเจโ LILIANA SAMATHA:
โโโ๏พ Nomor enam. Labeling. Menempelkan stigma negatif secara permanen ke diri seseorang. Saat kita dengan santainya berkata "kamu emang pemalas", "kamu emang egois", atau "kamu emang bodoh", secara tidak sadar kita sedang memenjarakan jiwa mereka dalam sangkar stigma itu.
โโโ๏พ Akibatnya? Mereka akan berhenti berusaha untuk memperbaiki diri karena berpikir, "๐ฃ๐ฒ๐ฟ๐ฐ๐๐บ๐ฎ ๐ฎ๐ธ๐ ๐บ๐ฒ๐ป๐ฐ๐ผ๐ฏ๐ฎ ๐ท๐ฎ๐ฑ๐ถ ๐น๐ฒ๐ฏ๐ถ๐ต ๐ฏ๐ฎ๐ถ๐ธ, ๐๐ผ๐ต ๐ฑ๐ถ ๐บ๐ฎ๐๐ฎ ๐บ๐ฒ๐ฟ๐ฒ๐ธ๐ฎ ๐ฎ๐ธ๐ ๐๐ฒ๐๐ฎ๐ฝ๐น๐ฎ๐ต ๐ผ๐ฟ๐ฎ๐ป๐ด ๐๐ฎ๐ป๐ด ๐ฏ๐๐ฟ๐๐ธ."