TGViewer
Channel Public Channel
Telegram Info Indonesia

Telegram Info Indonesia

@tginfoid

Informasi tentang Telegram.

Diskusi: @tginfoidchat
Beta: @betainfoid
Feedback: @infowritebot

Berita telegram dalam bahasa Indonesia.
Subscribers
2.24K
Photos
478
Videos
66
Links
847
Recent Posts 20 shown
Post #1087 218
Telegram diperbarui ke versi 13.0: Dompet bawaan dan transfer Gram instan

Telegram mulai meluncurkan wallet kripto nonkustodian miliknya sendiri, Gram Wallet, secara bertahap. Untuk saat ini, wallet tersebut hanya mendukung mata uang kripto Gram dan NFT yang terkait dengan Telegram, seperti hadiah ekslusif, username, dan nomor anonim.

Saat ini, Gram Wallet baru tersedia untuk sebagian pengguna. Untuk mengaksesnya sebelum dirilis ke semua pengguna Telegram, Anda perlu memperbarui aplikasi ke versi terbaru, lalu menerima transfer minimal 0,1 Gram dari pengguna lain.

Setelah diaktifkan, saldo dompet akan muncul di bagian "Uang" pada Pengaturan, menggantikan bot Wallet. Tak lama sebelum wallet bawaan ini diluncurkan, bot tersebut berganti nama menjadi Walt dan disembunyikan dari menu utama. Anda juga bisa langsung mengirim Gram kepada orang yang sedang Anda ajak mengobrol melalui tab Gram di menu lampiran dalam obrolan pribadi.

Salah satu keunggulan wallet bawaan ini Anda bisa melakukan hingga lima kali transfer Gram per hari ke sesama pengguna Telegram atau alamat wallet tanpa membayar biaya transaksi blockchain TON. Namun, transaksi pertama dikenai biaya untuk menginisialisasi smart contract.

Unduh pembaruan

• Android: Google Play, file APK dari situs resmi atau channel terverifikasi.
• iOS: App Store.
• Windows / macOS / Linux: situs resmi atau GitHub.
• Windows: Microsoft Store.
• Linux: Flathub, Snapcraft.
• macOS: App Store atau channel terverifikasi.

#pembaruan #Android #iOS #Desktop #macOS
Post #1086 382
Celah keamanan berbahaya di Telegram Desktop: Semua file bisa dicuri hanya dengan sekali klik

Hal yang WAJIB Anda lakukan untuk melindungi diri:

• Jangan gunakan versi di bawah 7.2.9. Segera perbarui Telegram Desktop. Jika Anda menggunakan klien tidak resmi, untuk sementara beralihlah ke versi resmi sampai pembaruan tersedia.

Unduh:
• Windows / macOS / Linux: situs resmi atau GitHub.
• Windows: Microsoft Store.
• macOS: App Store.
• Linux: Flathub, Snapcraft.

Saran bagi pengguna versi lama:

• Hati-hati saat membuka tautan. Setiap kali mengeklik tautan, periksa jendela pop-up yang muncul. Jika Telegram menampilkan format tautan yang tidak biasa, misalnya diawali tg://, jangan membukanya.

• Jangan gunakan Telegram Desktop tanpa passcode lokal. Mengaktifkan fitur ini akan mengenkripsi file sesi di folder tdata, sehingga akun tidak bisa langsung dibajak meskipun file tersebut bocor.

Apa masalahnya?

Celah keamanan ditemukan pada Telegram Desktop versi sebelum 7.2.9 (CVE-2026-107181). Karena pemisah ; tidak di-escape, parameter dalam tautan tg:// ditafsirkan sebagai perintah IPC yang terpisah. Dengan memanfaatkan handler interpret:, penyerang bisa membuat file dari komputer korban diam-diam dikirim ke channel mereka tanpa konfirmasi pengguna, hanya dengan mengeklik tautan yang dirancang khusus.

Risiko utamanya

Bahaya celah ini bukan hanya pencurian file sesi tdata dan pembajakan akun. Celah tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk mencuri hampir semua file di komputer yang dapat diakses pengguna, termasuk dokumen, sesi browser yang tersimpan, SSH keys, konfigurasi sistem, hingga dompet mata uang kripto.

#keamanan #desktop #celahkeamanan
  • ❤ 1
Post #1084 835
Peningkatan Pesan Video di Android

Dalam versi beta Telegram untuk Android untuk pembaruan 12.10.4 mendatang, telah ditambahkan bagian baru bernama "Round Video (Experimental)" di pengaturan.

Bagian ini berisi beberapa fitur eksperimental yang memungkinkan Anda mengatur fokus dan kelancaran pesan video yang direkam menggunakan API Camera2:

• Resolusi output: 360p / 480p.
• Resolusi kamera: Rendah / Sedang / Tinggi.
• Frame rate: 30 FPS / 60 FPS.
• Bitrate video: 750 kbps / 1 Mbps / 1,5 Mbps / 2 Mbps.

⚠️ Perlu diketahui: Telegram menyebutkan bahwa 60 FPS hanya digunakan jika kamera depan dan belakang perangkat sama-sama mendukung frame rate tersebut. Jika tidak, perekaman otomatis menggunakan 30 FPS.


Selain itu, pengguna bisa menonaktifkan gaya khusus Telegram pada pesan video yang diunduh. Jika dinonaktifkan, video "bundar" akan disimpan di perangkat dalam bentuk persegi tanpa dipotong, tanpa efek buram atau gelap di bagian tepinya, dan tanpa logo Telegram.

⚠️ Perlu diketahui juga: Opsi ini tidak mengubah tampilan pesan video yang dikirim ke obrolan. Video "bundar" di dalam Telegram tetap berbentuk bulat, terlepas dari apakah gaya tersebut dinonaktifkan saat video diunduh.


PEMBARUAN: Telegram mengingat pilihan terakhir pengguna dan akan merekam pesan video berikutnya menggunakan kamera yang sama seperti pada video sebelumnya. Jadi, Anda tidak perlu terus-menerus berganti antara kamera depan dan belakang saat mulai merekam "video bundar" baru.

Bagian pengaturan ini kemungkinan tidak akan tersedia di versi stabil Telegram. Fitur tersebut hanya akan ada di versi beta selama masih dalam tahap pengujian.

Bergabung ke channel kedua kami, @BetaInfo, agar menjadi mengetahui pembaruan-pembaruan Telegram mendatang.


#Android #Beta
  • 👍 5
  • ❤ 4
Post #1083 1.42K
Pesan Sambutan, Tombol dalam Artikel, dan Opsi Tabel Baru

Pembaruan Telegram bulan Agustus bertepatan dengan ulang tahun Telegram yang ke-13: aplikasi seluler telah diperbarui ke versi 12.10, sementara Telegram Desktop menerima pembaruan ke versi 7.1. Pembaruan ini menghadirkan fitur-fitur berikut:

• Pesan Sambutan: Admin kini dapat mengatur dan mengedit hingga 3 pesan sambutan dalam grup dan channel. Pesan akan muncul untuk pengguna saat mereka bergabung ke obrolan atau channel, tetapi bersifat sementara dan tidak terlihat oleh anggota lain.

Untuk mengatur pesan sambutan, buka Pengaturan grup atau channel > Pesan Sambutan. Hanya pemilik dan admin dengan izin Kelola Pesan Sambutan yang dapat mengubah pengaturan ini. Meskipun Anda adalah admin yang sebelumnya memiliki izin penuh dalam obrolan atau channel, izin ini tidak diberikan secara otomatis.

• Tombol dalam Artikel: Pengguna kini dapat mengubah sebagian teks dalam paragraf menjadi tombol yang dirancang agar terlihat seperti tautan. Fitur ini tersedia di editor artikel layar penuh bawaan pada Android dan Desktop, tetapi tidak di iOS.

Saat ini, tombol dapat melakukan tiga jenis tindakan: Tautan, Salin, atau Profil Pengguna. Tombol yang dibuat dapat dikonfigurasi, misalnya gaya tombol dapat diatur menjadi berbahaya (merah), sukses (hijau), atau utama (warna aksen tema). Di Android, Anda dapat mengatur gaya dengan mengetuk tombol tautan beberapa kali hingga mendapatkan warna yang diinginkan.

Perlu diingat: Bersamaan dengan tombol sebaris, Telegram juga memperkenalkan tombol berukuran penuh dalam artikel. Ada perbedaan cara membuatnya di setiap platform:
• Android: Ketik simbol "/" dan pilih Tombol dari menu tarik-turun.
• iOS: Ketuk "+" dan pilih Baris Tombol.
• Desktop: Ketuk 🔗 dan pilih Tombol.


• Opsi Pemformatan Tabel Baru: Tabel Teks Kaya kini memiliki beberapa opsi tambahan: Anda dapat menghapus batas sel atau menggunakan gaya Ringkas untuk mengurangi jarak dalam sel sehingga tabel menggunakan lebih sedikit ruang.

Unduh pembaruan

• Android: Google Play, APK dari situs resmi atau channel resmi yang terverifikasi.
• iOS: App Store.
• Windows/macOS/Linux: situs resmi atau GitHub.
• Windows: Microsoft Store.
• Linux: Flathub atau Snapcraft.

#pembaruan #Android #iOS #Desktop
  • 👍 2
  • ❤ 1
Post #1082 1.15K
Telegram Sedang Mengembangkan WEB-Proxy Eksperimental

Ditemukan jenis proxy eksperimental baru bernama “WEB” dalam kode Telegram Desktop. Penemuan ini dipublikasikan oleh teleLakel.

Kode server untuk WEB-proxy masih dalam tahap pengembangan. Telegram juga belum secara resmi mendukung implementasi apa pun, jadi untuk saat ini belum ada cara yang baik untuk mencoba teknologi tersebut.

Kenapa teknologi ini diperlukan? Kenapa tidak menggunakan MTProxy?

MTProxy yang sudah ada sebenarnya bisa dibuat agar terlihat seperti koneksi HTTPS menggunakan ekstensi FakeTLS. Namun, sistem Deep Packet Inspection (DPI) modern sudah bisa membedakan koneksi seperti ini dari HTTPS asli. Pasalnya, FakeTLS masih memiliki beberapa perbedaan dengan koneksi HTTPS sebenarnya yang bisa dikenali dari luar.

Transport baru bernama WEB membuat pendeteksian menjadi jauh lebih sulit. Untuk berkomunikasi dengan server, Telegram menggunakan browser bawaan perangkat (WebView). Telegram kemudian membuat koneksi TLS/HTTPS sungguhan dengan kriptografi standar yang digunakan browser. Dengan begitu, traffic Telegram menjadi lebih sulit dibedakan dari aktivitas browsing web biasa.

Cara kerjanya

• Telegram membuka laman khusus pada domain proxy menggunakan browser tersembunyi.
• Domain tersebut juga bisa tetap digunakan sebagai situs web biasa. Channel Telegram tersembunyi hanya akan aktif jika permintaan yang masuk berisi kunci rahasia yang benar.
• Di dalam channel web tersebut, data MTProxy yang sudah terenkripsi dibungkus ke dalam frame WEB-proxy, kemudian dikirim ke server proxy. Saat ini, proses tersebut menggunakan WebSocket.
• Traffic HTTP/WebSocket kemudian dikemas ulang dan diteruskan ke server MTProxy tanpa perlu didekripsi.

Saat ini fitur tersebut masih aktif dikembangkan. Jadi, ketika akhirnya dirilis, protokolnya masih mungkin mengalami perubahan.


Komunitas independen Telemt juga sedang mengembangkan protokol yang lebih sulit dideteksi. Sebelumnya, berkat penelitian komunitas terhadap sistem DPI di Rusia, pengembang Telegram memperbarui MTProxy pada klien mereka agar dapat beradaptasi dengan metode pendeteksian baru.

Komunitas tersebut menilai Telegram perlu menghabiskan lebih banyak waktu untuk mengembangkan metode baru agar layanan mereka lebih tahan terhadap pemblokiran dan penyensoran. Jika WEB-proxy tidak terus dikembangkan, teknologi ini bisa saja berhenti berfungsi di masa depan. Bahkan di dalam koneksi TLS yang benar-benar asli, traffic Telegram tetap mungkin memiliki karakteristik tertentu yang dapat digunakan untuk mengidentifikasinya jika tidak ditambahkan metode penyamaran lainnya.

#Desktop #proxy #pemblokiran
  • ❤ 1
Post #1081 995
Regulator Keamanan Internet Australia Gugat Telegram

Regulator tersebut menyatakan bahwa layanan ini mengabaikan hukum yang berlaku di negara tersebut, dengan menyoroti kelalaian Telegram dalam menghapus konten propaganda terorisme. Pemerintah belum berniat memblokir Telegram untuk saat ini, meskipun mereka sebenarnya memiliki wewenang untuk melakukannya.

Tuntutan dari pemerintah Australia ini bermula dari laporan pengguna yang menyebutkan adanya video yang beredar di Telegram, termasuk rekaman penembakan di masjid, Christchurch, Selandia Baru pada tahun 2019, serta penembakan di sebuah supermarket di Amerika Serikat pada tahun 2022.

"Kami menyatakan bahwa Telegram gagal mendeteksi, mencegah, dan menghentikan penyebaran konten pro terorisme," ujar Komisioner eSafety, Julie Inman Grant.


Kasus hukum ini merupakan hasil dari investigasi yang telah berlangsung selama satu tahun. Pihak eSafety mengaku sempat berupaya menjalin komunikasi dengan Telegram, namun platform tersebut tidak memberikan tanggapan maupun tindakan atas permintaan pemerintah selama lima bulan. Meski hukum Australia tidak mewajibkan izin operasional bagi platform semacam ini, regulator tetap berpeluang mengajukan permohonan pemblokiran ke pengadilan.

"Kami belum pernah menggunakan wewenang tersebut, dan kita masih akan melihat bagaimana perkembangan kasus ini serta apakah tindakan seperti itu memang diperlukan," kata Inman Grant.


Pihak Telegram menyatakan bahwa "upaya besar dalam melawan terorisme telah terdokumentasi dengan baik," dan menurut catatan resmi yang mereka publikasikan, ribuan "komunitas teroris" telah berhasil dihapus. Juru bicara Telegram juga menambahkan bahwa perusahaan akan melawan tuduhan tersebut di jalur hukum.

Informasi Tambahan

• Pada November 2025, Telegram memulai langkah hukum melawan eSafety terkait "Online Safety Act 2021", yang mereka anggap tidak sah.

• Pada Februari 2025, regulator Australia menjatuhkan denda lebih dari 600.000 dolar kepada Telegram karena lambat memberikan informasi mengenai langkah-langkah mereka dalam menangani terorisme dan konten eksploitasi anak.

• Perusahaan menegaskan bahwa begitu mereka mengetahui adanya permintaan tersebut, mereka langsung memberikan informasi yang diminta secara sukarela. Tim @tginfo sebelumnya telah mengulas detail dari tanggapan tersebut, yang mengungkap banyak hal tentang cara kerja sistem moderasi Telegram.

#Australia #Pengadilan
Post #1080 862
Pengelola Domain .me Memberi Komentar Mengenai Domain t.me

Seorang perwakilan dari bagian administrasi domain .me mengomentari situasi terkait larangan penggunaan domain t.me, yang merupakan milik Telegram, melalui Twitter:

Pihak .ME Registry bekerja sama erat dengan penegak hukum untuk memantau dan mengatasi masalah di seluruh domain .ME sesuai dengan peraturan yang berlaku, termasuk persyaratan sanksi.

Pada tanggal 13 Juli, First VPN Service (1VPNS) dimasukkan sebagai entitas yang terkena sanksi oleh Departemen Keuangan AS. Sebuah saluran Telegram yang menggunakan domain t.me termasuk dalam infrastruktur yang diidentifikasi milik 1VPNS. Oleh karena itu, domain t.me ditangguhkan.

Pada tanggal 14 Juli, Telegram memberikan konfirmasi bahwa mereka telah menghapus tautan dan afiliasi mereka dengan 1VPNS. Setelah konfirmasi tersebut ditinjau dan diverifikasi, penangguhan domain t.me dicabut.

Kami menghargai kerja sama Telegram yang cepat dalam menyelesaikan masalah ini.


Tidak jelas dari komentar tersebut apakah pihak administrasi .me mengevaluasi kesesuaian untuk memblokir seluruh domain dari platform media sosial besar, dan apakah pihak pengelola akan menggunakan metode seperti itu di masa mendatang.

Sebagai pengingat, pada tanggal 13 Juli, pihak pengelola domain .me menonaktifkan catatan DNS untuk domain t.me tanpa adanya pernyataan publik dari bagian administrasi domain atau Telegram. Pada tanggal 14 Juli, dukungan Identity Digital menjelaskan larangan tersebut sebagai kepatuhan terhadap persyaratan OFAC, dan sebuah tautan ke saluran Telegram ditemukan dalam daftar sanksi layanan tersebut, yang kemudian dihapus oleh aplikasi pesan tersebut, setelah itu domain tersebut dipulihkan.

Domain .me dialokasikan kepada pemerintah Montenegro, tetapi infrastrukturnya dikelola oleh perusahaan patungan antara Identity Digital, GoDaddy, dan perusahaan lokal ME-net.

#gangguan #blokir
  • ❤ 1
Post #1079 670
Editor Teks Kaya, Komunitas, Pesan Tersembunyi & 350 Juta GIF

• Editor Teks Kaya: Fitur baru untuk menulis postingan panjang dengan heading, tabel, daftar, kutipan, hingga menyisipkan foto/video di tengah teks. Dilengkapi editor visual dan bantuan AI (privasi terjaga), serta batas kirim hingga 32.768 karakter per pesan. Saat ini eksklusif untuk pengguna Telegram Premium.

• Komunitas: Bisa menggabungkan beberapa grup, channel, dan bot jadi satu "komunitas". Anggota bisa melihat dan langsung join obrolan lain tanpa perlu tautan undangan, dan admin bisa mengatur siapa yang boleh menambahkan obrolan baru.

• Pesan Tersembunyi dalam Grup: Bot kini bisa mengirim balasan yang hanya terlihat oleh pengguna tertentu (misalnya sapaan pribadi, ringkasan AI, atau menu tombol), jadi tidak lagi mengganggu obrolan anggota lain.

• 350 Juta GIF: Pencarian GIF baru yang lebih cepat, mencakup lebih dari 350 juta GIF dalam 36 bahasa, dengan pencarian yang sepenuhnya privat dan tidak bergantung pihak ketiga.

Sumber: http://telegram.org/blog/communities-editor-invisible-messages/id

Cara mendapatkan pembaruan:

• Pengguna Android dapat memperbarui aplikasi via Google Play Store atau mengunduh file APK dari situs dan channel resmi Telegram yang terverifikasi.
• Pengguna iOS dapat memperbarui aplikasi via App Store.

#pembaruan #Android #iOS
  • ❤ 3
Post #1078 545
Telegram Info Indonesia Telegram Masih Bekerja untuk Memulihkan Domain t.me Domain t.me masih tidak dapat diakses oleh pengguna di seluruh dunia, karena dinonaktifkan oleh administrator zona domain .me. Tim aplikasi pesan tersebut belum memberikan komentar mengenai masalah ini.…
Domain t.me Telah Dipulihkan oleh Registri .me

Pemeriksaan oleh editor @tginfo menunjukkan bahwa server utama zona .me telah mengembalikan catatan DNS untuk domain t.me.

Karena catatan DNS disimpan sementara pada berbagai layanan dan penyedia DNS, mungkin diperlukan hingga 24 jam agar layanan dapat dipulihkan pada perangkat pengguna.

#gangguan #blokir
Post #1077 567
Telegram Info Indonesia Registri .me Memblokir Domain t.me Pengguna Telegram di seluruh dunia mengalami gangguan: tautan pendek t.me tidak lagi terbuka di peramban (browser) biasa. Masalah ini memengaruhi pengguna di seluruh dunia. Pada saat yang sama, di dalam aplikasi Telegram…
Telegram Masih Bekerja untuk Memulihkan Domain t.me

Domain t.me masih tidak dapat diakses oleh pengguna di seluruh dunia, karena dinonaktifkan oleh administrator zona domain .me. Tim aplikasi pesan tersebut belum memberikan komentar mengenai masalah ini.

Sebagai tindakan sementara, pengguna disarankan untuk mengganti tautan t.me dengan telegram.me atau telegram.dog — domain resmi aplikasi pesan tersebut.

Editor @tginfo mencatat bahwa Instagram memblokir tautan ke telegram.me di profil, tetapi tautan ke telegram.dog berfungsi.

Tak lama setelah berita tentang penonaktifan domain tersebut, Telegram mulai mengganti tautan t.me di aplikasi Telegram dan di situs web resmi telegram.org. Pavel Durov berusaha menghubungi administrator registri .me melalui akun Twitter resmi mereka.

Kemungkinan alasan pemblokiran

Zona .me adalah milik Montenegro, dan infrastrukturnya dikelola oleh usaha patungan antara Identity Digital, GoDaddy, dan perusahaan lokal ME-net.

Pemilik channel TeleLakel menerima tanggapan dari tim dukungan Identity Digital, yang menyatakan bahwa domain tersebut dinonaktifkan karena "kebutuhan untuk mematuhi persyaratan terkait OFAC".

OFAC adalah divisi dari Departemen Keuangan AS yang mengelola dan menegakkan sanksi ekonomi dan perdagangan.

OFAC belum menambahkan Telegram ke daftar sanksinya. Namun, sebuah pemberitahuan tindakan yang dikeluarkan pada 13 Juli 2026, mengenai perusahaan-perusahaan yang baru disanksi, menyebutkan sebuah layanan bernama "LAYANAN VPN PERTAMA". Pengguna memperhatikan bahwa salah satu tautan ke situs webnya adalah alamat channel Telegram di domain t.me.

Ini bisa berarti bahwa operator domain .me melihat domain t.me dalam daftar sanksi dan dengan cepat memblokirnya tanpa penelitian lebih lanjut.

Tim @tginfo mencatat bahwa pagi ini, aplikasi pesan tersebut menghapus channel Telegram yang disebutkan dalam daftar sanksi tersebut. Tidak diketahui apakah channel tersebut sebenarnya menjadi alasan pemblokiran, atau apakah Telegram melakukannya sendiri sebagai tindakan pencegahan.

Sebuah rumor populer tentang alasan pemblokiran

Sebuah versi yang beredar di komunitas menyatakan bahwa domain t.me dicabut karena akun Twitter resmi Telegram mengeluarkan lelucon tentang serangan teroris 11 September.

Editor @tginfo menganggap versi ini tidak mungkin: jika itu benar, administrator zona domain .me kemungkinan besar akan memblokir semua domain Telegram, termasuk telegram.me. Selain itu, gambar yang dipublikasikan bukanlah lelucon yang dibuat oleh perusahaan itu sendiri, tetapi salah satu entri paling populer yang dikirimkan oleh pengguna sebagai bagian dari sebuah kontes.


#gangguan #blokir
Post #1076 469
Registri .me Memblokir Domain t.me

Pengguna Telegram di seluruh dunia mengalami gangguan: tautan pendek t.me tidak lagi terbuka di peramban (browser) biasa. Masalah ini memengaruhi pengguna di seluruh dunia.

Pada saat yang sama, di dalam aplikasi Telegram untuk perangkat seluler dan desktop, klik pada tautan diproses dengan benar, dan pengalihan berfungsi tanpa masalah. Sebagai alternatif sementara untuk memposting di sumber eksternal, Anda dapat menggunakan tautan telegram.me.

Detail teknis

Saat ini, penyebab pasti dari insiden ini masih belum diketahui.

Menurut data WHOIS, domain t.me telah sepenuhnya dihapus dari zona DNS oleh administrator registri domain .me.

Status ini ditetapkan bukan oleh registrar (GoDaddy), tetapi langsung oleh operator utama zona domain, yaitu perusahaan Montenegro doMEn d.o.o., yang mengelola seluruh zona .me. Organisasi ini adalah usaha patungan antara Identity Digital, GoDaddy, dan ME-net.

#gangguan #blokir
Post #1075 583
Editor Teks Diperluas di Telegram

Dalam Telegram untuk iOS versi Beta 12.9.0 (33214), tombol "editor AI" telah diganti dengan editor Markdown.

Ketika ditekan, tombol tersebut memperluas bidang input pesan hingga memenuhi seluruh tinggi layar, mengubahnya menjadi editor artikel yang lengkap.

Sebagai konteks, dukungan untuk pesan teks kaya yang diperluas muncul dalam pembaruan Telegram 12.8. Ini mencakup banyak opsi gaya teks: judul, tabel, rumus matematika LaTeX, blok kode, kutipan blok, spoiler yang dapat diperluas, kolase, karosel geser, dan lainnya.

#iOS
  • 👍 3
Post #1074 591
Format Teks Kaya Akan Segera Tersedia untuk Pengguna

Melalui akun Twitter-nya, Pavel Durov mengumumkan bahwa fitur pemformatan Markdown lanjutan, seperti tabel, judul, formula, daftar tugas, dan kutipan yang dapat diperluas, nantinya akan tersedia tidak hanya untuk bot, tetapi juga untuk pengguna biasa. Menurut pendiri Telegram tersebut, fitur ini akan diuji terlebih dahulu melalui bot sebelum dirilis untuk semua pengguna:

Direncanakan rilis pada akhir bulan ini, tapi kami perlu menguji semuanya pada bot terlebih dahulu.


Anda bisa melihat dan mencoba cara kerja fitur ini melalui demo interaktif: @RichTextDemoBot.

#bot
  • ❤ 2
Post #1073 566
Telegram Hadir di Smartwatch, Bot Makin Pintar, Grup Makin Aman

Telegram merilis pembaruan besar dengan dukungan aplikasi smartwatch, peningkatan kemampuan bot, fitur keamanan grup berbasis AI, dan berbagai peningkatan lainnya.

Telegram Kini Tersedia di Smartwatch


Pengguna kini dapat memakai Telegram langsung dari Apple Watch dan smartwatch Wear OS. Fitur yang tersedia meliputi:

• Mengirim pesan teks dan suara
• Mendengarkan voice message
• Melihat foto dan video
• Membaca pesan panjang
• Mengelola chat
• Mengirim stiker dan melihat lokasi (fitur tertentu tergantung perangkat)

Bot Bisa Mengirim Pesan Lebih Interaktif


Bot Telegram kini mendukung format teks yang jauh lebih kaya, seperti:

• Tabel
• Heading
• Kutipan bertingkat
• Gambar dalam pesan
• Carousel dan kolase media
• Rumus matematika
• Bagian yang bisa dilipat (collapsible sections)

Panjang pesan bot juga meningkat hingga 32.768 karakter.

AI Guardian untuk Menjaga Grup


Admin grup sekarang dapat menambahkan bot AI sebagai penjaga grup.

Kemampuannya meliputi:

• Menyaring permintaan bergabung
• Memeriksa calon anggota sebelum masuk
• Membantu moderasi percakapan sesuai aturan grup

Polling Kini Mendukung Tautan


Setiap opsi dalam polling Telegram sekarang dapat berisi tautan.

Fitur ini memudahkan pengguna memberikan referensi atau informasi tambahan sebelum peserta memilih jawaban.

File Markdown Bisa Dibuka Langsung


Browser bawaan Telegram kini dapat membuka dan menampilkan file .md (Markdown) secara langsung tanpa aplikasi tambahan.

Pilih Browser Sesuai Kebutuhan


Pengguna kini dapat menentukan apakah tautan dibuka di browser Telegram atau browser pilihan lainnya.

Telegram juga menyediakan daftar situs yang selalu dibuka atau tidak pernah dibuka melalui browser internal.

Tampilan Android Lebih Efisien


Pengguna Android mendapatkan desain header baru yang membuat area percakapan terlihat lebih luas dan nyaman saat digunakan.

Sumber: https://telegram.org/blog/watch-apps-and-more/id

Cara mendapatkan pembaruan:

• Pengguna Android dapat memperbarui aplikasi via Google Play Store atau mengunduh file APK dari situs dan channel resmi Telegram yang terverifikasi.
• Pengguna iOS dapat memperbarui aplikasi via App Store.

#pembaruan #Android #iOS
  • 👍 4
  • ❤ 2
  • 🔥 1
Post #1072 650
Telegram untuk Android dan iOS diperbarui ke versi 12.7

Pada pembaruan bulan Mei, aplikasi ini menghadirkan beberapa fitur baru untuk mencegah kecurangan dalam polling dan mengurangi gangguan dari pengguna yang mengirim reaksi secara berlebihan di grup.

• Gaya tulisan AI yang bisa dibuat sendiri: Sekarang Anda bisa membuat gaya tulisan khusus di editor AI Telegram. Cukup beri nama, pilih ikon dari emoji kustom, lalu tulis instruksi untuk AI.

Gaya yang sudah dibuat bisa dibagikan ke pengguna lain. Saat membuka tautannya, mereka dapat melihat contoh bagaimana gaya tersebut mengubah teks. Pembuat gaya juga bisa menampilkan tautan ke profil mereka di halaman pratinjau.

• Fitur baru untuk pol: Admin kini bisa membatasi siapa yang boleh ikut memilih. Misalnya, hanya pelanggan channel yang sudah bergabung minimal 24 jam atau hanya pengguna dari negara tertentu.

• Menghapus reaksi di grup: Admin yang memiliki izin "Hapus Pesan" sekarang bisa menghapus reaksi pada pesan apa pun. Caranya, buka daftar reaksi pada pesan lalu tekan dan tahan nama pengguna yang memberi reaksi.

Admin juga bisa membatasi penggunaan reaksi di grup, baik untuk semua anggota maupun untuk anggota tertentu.

• Bot bisnis kini tersedia untuk semua pengguna: Sekarang siapa pun bisa menghubungkan bot bisnis ke akun Telegram mereka, meski tidak berlangganan Telegram Premium.

Bot ini dapat membalas chat secara otomatis dan membantu melayani pelanggan. Sebelumnya, fitur Telegram Business hanya tersedia untuk pengguna Premium sejak diperkenalkan pada tahun 2024.

Fitur lainnya:

• Telegram menambahkan opsi untuk mengirim pesan terjadwal tanpa suara notifikasi.
• File Markdown (.md) berukuran hingga 64 KB kini bisa dibuka dalam mode Tampilan Instan.
• Statistik pol sekarang tersedia untuk polling yang memiliki minimal 100 suara.
• Bot dan asisten AI kini bisa dijalankan langsung dari kolom pengetikan pesan tanpa perlu membuka chat bot terlebih dahulu. Mode tamu untuk bot juga sudah didukung.

Artikel: http://telegram.org/blog/ai-bot-revolution-11-new-features/id

Cara mendapatkan pembaruan:

• Pengguna Android dapat memperbarui aplikasi via Google Play Store atau mengunduh file APK dari situs dan channel resmi Telegram yang terverifikasi.
• Pengguna iOS dapat memperbarui aplikasi via App Store.

#pembaruan #Android #iOS
Post #1071 754
Telegram Info Indonesia Telegram Meluncurkan Kunci Sandi Secara Global Telegram menambahkan Kunci Sandi sebagai metode login, yang sekarang diluncurkan secara global. Keuntungan utama dari Kunci Sandi adalah kemampuan untuk masuk ke akun Anda dengan satu sentuhan, tanpa memasukkan…
Passkey di Klien Telegram Pihak Ketiga

Instruksi yang menjelaskan cara kerja otorisasi Passkey untuk klien pihak ketiga telah muncul dalam dokumentasi API Telegram.

Kekurangan utama fitur baru ini adalah Passkey tidak akan bersifat universal. Anda tidak akan dapat masuk ke aplikasi resmi Telegram menggunakan passkey yang dibuat di klien pihak ketiga (dan sebaliknya).

Sebagai pengingat, akhir tahun lalu Telegram menambahkan dukungan untuk Passkey — cara yang nyaman dan aman untuk masuk ke akun anda menggunakan biometrik atau kode PIN tanpa memerlukan SMS. Dalam FAQ kami saat itu, kami memperjelas bahwa opsi ini hanya tersedia di klien Telegram resmi.

Anda hanya dapat menggunakan Passkey untuk masuk ke akun yang sudah ada. Membuat akun baru masih memerlukan penerimaan kode SMS.

Bagaimana Cara Kerjanya


Sekarang, pengembang klien alternatif memiliki kesempatan untuk mengimplementasikan fitur ini, namun dengan batasan signifikan:
Passkey hanya berfungsi di aplikasi tempat mereka dibuat. Passkey dari aplikasi resmi Telegram tidak akan berfungsi untuk klien pihak ketiga, dan kunci dari aplikasi pihak ketiga tidak dapat digunakan baik di aplikasi resmi Telegram maupun di klien tidak resmi lainnya.

Mengapa Ini Terjadi?

Jenis isolasi semacam ini bukan pembatasan buatan yang diberlakukan oleh Telegram, melainkan batasan dari teknologi Passkey itu sendiri, yang melarang penggunaan kunci di situs web dan aplikasi pihak ketiga untuk melindungi dari phishing.

Editor @tginfo mengingatkan bahwa pengenalan dukungan Passkey untuk aplikasi pihak ketiga adalah tanda positif. Meskipun fragmentasi kunci yang tidak dapat dihindari secara teknis, Telegram tidak meninggalkan pengguna klien alternatif tanpa metode keamanan modern, memberikan mereka alternatif yang andal untuk OTP melalui SMS, yang mahal dan terkadang tidak tersedia di negara-negara di mana Telegram diblokir.

#keamanan #otorisasi #passkey
Post #1070 1.02K
Batasan Baru pada Partisipasi Jajak Pol

Dalam kode sumber untuk Telegram Desktop, ada garis kode yang menunjukkan penambahan alat untuk melacak dan menghentikan kecurangan dalam jajak pol:

• Opsi untuk mengizinkan pemungutan jajak pol hanya untuk pengguna yang berlangganan channel setidaknya 24 jam lebih.
• Kemampuan untuk mengizinkan pemungutan jajak pol hanya kepada pengguna dari negara tertentu (atau beberapa negara).
• Kemampuan untuk melihat statistik pol.

Kami mengingatkan Anda bahwa pada tahun 2020, tim Telegram sudah membuat jajak pol di mana opsi jawaban hanya tersedia untuk pengguna dengan kartu SIM Belarusia.

Namun, masih belum jelas apakah platform ini akan memungkinkan admin channel untuk menonaktifkan pemungutan jajak pol untuk pelanggan yang bergabung dengan channel setelah pol diposting atau apakah itu akan membuat kesalahan yang sama seperti dengan giveaway, di mana opsi ini juga tidak tersedia.

#Desktop #pol
  • ❤ 1
Post #1069 1.04K
Telegram Berencana Memerangi Reaksi Spam

Segera, admin grup tidak hanya akan dapat memblokir pengguna yang meninggalkan reaksi, tetapi juga menghapus reaksi dari pengguna tersebut, Pavel Durov mengumumkan. Bot moderator yang menggunakan Bot API juga akan dapat melakukan hal ini, pesan tersebut menjelaskan:

“Masalah dengan bot spam dalam reaksi sudah dipahami. Kami sudah mulai bekerja untuk mengatasinya. Segera, akan mungkin untuk memblokir pengguna dari daftar reaksi dan menghapus semua reaksi yang ada dari pengguna ini di obrolan.

Hal yang sama juga akan tersedia untuk moderator bot otomatis di Bot API.”


Hanya beberapa hari yang lalu, Durov menyebutkan di channelnya bahwa tim messenger sedang mengerjakan alat untuk mendeteksi pilihan suara tidak biasa dalam jajak pol dan melindungi hasilnya dari manipulasi.
Post #1068 755
Telegram Izinkan Bot untuk Membalas Satu Sama Lain

Sejak API Bot Telegram diperkenalkan, bot tidak dapat melihat pesan satu sama lain — platform tersebut hanya akan menyembunyikan pesan dan acara dari bot lain untuk mencegah kesalahan loop umpan balik. Mulai sekarang, pengembang bot dapat memilih untuk melewati batasan ini.

• Dalam Obrolan
Perubahan ini memungkinkan admin membangun rantai reaksi yang kompleks. Misalnya, sebuah bot dapat memicu bot lain, sementara sistem log mencatat semua tindakan bot dalam obrolan.

• Melalui Akun Bisnis
Bots bisnis akan dapat mengirim pesan pribadi ke bot lain atas nama Anda.

Anda dapat memilih untuk mengaktifkan perubahan ini di @BotFather dengan mengaktifkan toggle "Komunikasi Bot-ke-Bot".

Anda dapat mempelajari lebih lanjut dalam dokumentasi di situs web resmi Telegram.

#bot #BotAPI
Post #1067 661
Telegram Memerangi Manipulasi Jajak Pol

Di channel Telegram pribadinya, Pavel Durov menyebutkan bahwa messenger tersebut sedang mengerjakan alat yang akan membantu pemilik channel mendeteksi kecurangan dalam jajak pol dan melindungi hasilnya dari manipulasi.

CEO Telegram mencantumkan langkah-langkah berikut:
• Statistik jajak pol.
• Membatasi pemungutan suara untuk pelanggan channel.
• Membatasi pemungutan suara untuk pengguna dari negara-negara tertentu.

Di masa lalu, Telegram sudah menggunakan region-gating untuk mencegah kecurangan jajak pol, tetapi hanya berdasarkan kasus per kasus — misalnya, selama protes 2020 di Belarus, Telegram menerbitkan jajak pol di mana hanya pengguna dengan kartu SIM Belarusia yang dapat memilih.

Demikian pula, messenger tersebut sudah memungkinkan pemilik channel untuk membatasi hadiah mereka ke negara-negara tertentu.

Statistik pemungutan suara terperinci sangat berguna untuk mendeteksi anomali selama pemungutan suara. Anda sudah dapat melihat fitur ini di produk Pavel Durov sebelumnya (VK), di mana itu ditambahkan kembali pada 2012, ketika Pavel masih menjadi CEO-nya.

Kumpulan fitur baru ini kemungkinan besar terinspirasi oleh kecurangan dalam jajak pol politik yang Pavel Durov kebetulan perhatikan. Dia berbagi bahwa sebagian besar suara palsu dibuat oleh akun yang berasal dari "negara eksotis".

Masih belum ada detail tentang seperti apa statistik jajak pol nantinya. Pada saat yang sama, alat untuk membatasi audiens jajak pol tampaknya sangat mirip dengan yang sudah tersedia untuk hadiah, dari mana kita dapat berspekulasi tentang cara kerjanya:

• Negara Pemilih
Biasanya, Telegram menyimpulkan wilayah pengguna dari negara tempat kartu SIM akun terdaftar.

• Membatasi Pelanggan Channel
Lonjakan pelanggan bot adalah masalah yang sangat umum yang dihadapi oleh channel admin ketika mereka mengadakan giveaway. Pemilik bot farm memerintahkan akun mereka untuk bergabung ke channel dengan giveaway aktif untuk mendapatkan langganan Premium gratis, sementara pemilik channel tidak memiliki alat untuk membalasnya.

Tanpa opsi "hanya pelanggan yang dapat memilih", jajak pol dapat mewarisi masalah ini.
Older posts →

About this channel

How can I read @tginfoid without a Telegram account?
TGViewer shows the public web preview Telegram publishes for Telegram Info Indonesia: recent posts, photos, videos and the subscriber count, with no app, login or account.
How many subscribers does Telegram Info Indonesia have?
Telegram Info Indonesia (@tginfoid) has 2.24K subscribers on Telegram, refreshed roughly every 30 minutes.
Does Telegram Info Indonesia know I viewed it here?
No. Public channel previews carry no viewer identity, and TGViewer has no accounts or tracking of what you look up.
Threads Profile ViewerView any public Threads profile without an account.Open ThreadLook →Writing with AI? Make it sound human.Metric37 rewrites AI drafts so they read naturally. Free AI detector, 1,500 words free.Try Metric37 →