#KEGIATANIN : 02
Weekend bukan sepenuhnya hari libur bagiku karena aku masih harus melakukan beberapa kegiatan di luar rumah dan hari ini aku memilih untuk pergi ke Oak Mind Studio. Aku berangkat setelah jam makan siang karena sedari pagi aku disibukkan dengan kegiatan ibu rumah tangga pada umumnya. Memasak, mencuci dan membersihkan beberapa sudut rumahku bersama keluarga kecilku.
Meskipun aku diberikan fasilitas asisten oleh suamiku, aku tetap melakukan tugasku sebagai ibu rumah tangga. Asisten di rumahku tidak sepenuhnya mengurus pekerjaan rumah, kadang aku memintanya untuk membantu Suster menjaga Adek yang mulai aktif berlari kesana kemari itu.
"Mami au kenana?"
Adek Kila, anakku yang berusia 29 bulan itu bertanya ketika aku sedang berganti baju.
"Mami mau pergi sebentar ya sayang, mami ada kerjaan," jawabku sambil berjongkok di depan Adek.
"Mami lying! Mami kan libul."
Astaga anakku ternyata sudah mulai paham dengan kegiatan maminya ini. Aku tidak bisa berhenti tersenyum ketika melihat anakku merajuk.
"Adek mau ikut Mami?"
Shakila menganggukkan kepalanya dan pergi meninggalkanku menuju kamarnya sambil berteriak "Ncus..Encus..itut Mami.."
Setelah aku, Shakila dan Suster selesai bersiap-siap kita bertiga berangkat menuju Aster & Oak Café karena Oak Mind Studio berada disana. Sepanjang perjalanan aku hanya mendengar percakapan random antara Shakila dengan Sus Gina. Mereka berdua seperti sahabat yang sedang melepas rindu, tidak ada yang diam dan tidak ada yang terlalu cerewet.
"Siang Bu Anin." suara familiar itu berasal dari Bagaskhara–salah satu barista di Aster & Oak Café.
"Siang, Bas. Shift siang ya? Semangat ya. Saya ke atas dulu."
Orang yang kusapa tadi hanya mengangguk dan tersenyum, setelahnya aku langsung naik ke atas menuju ruanganku. Di lantai tiga terdapat dua kantor yang dibuat secara terpisah, satu kantorku dan satu lagi kantor suamiku–Mas Naka. Meskipun kantor kita tidak begitu besar tapi baik aku ataupun Mas Naka berusaha menata kantor kita seminimalis mungkin agar bisa muat beberapa barang dan orang.
Aku suka dengan tatanan ruanganku disini karena hampir seluruh isinya adalah keinginanku. Ruangannya tidak begitu besar tetapi nyaman, sengaja aku buat seperti itu supaya klienku bisa nyaman saat bertemu denganku nanti. Perpaduan warna abu-abu dan putih membuat ruanganku terlihat cerah ditambah sofa merah di ujung jendela yang bisa dijadikan tempat untuk bersantai klienku nanti.
Post #356
20
Between Minds & Mornings 🕊️🩷 Photo
- ❤🔥 4
- 👍 3
- 🍓 2