β¨πβAjeng : Sebelum terjadinya gangguan kesehatan mental tersebut, kita bisa mencegahnya loh yaitu dengan cara : tetap aktif secara fisik, membantu orang lain, berpikir positif, mengasah kemampuan mengatasi masalah, mencari bantuan profesional saat, menjaga hubungan baik, dan memastikan tubuh mendapat istirahat yang cukup.
ππβRaffi : Gua rasa cara paling mudah mencegahnya adalah berpikiran positif jeng. Karena zaman sekarang ini, cepat banget overthinking, iyakan? Warga rnv, demi membuat kemungkinan yang sangat minim terjadinya gangguan mental, kalian bisa mulai melakukan dari hal kecil yang tadi sudah dijelaskan oleh Ajeng ya.
ππβRaffi : Sekarang kalian harus lihat nih guys, gejala gangguan kesehatan mental secara umum yaitu perubahan suasana hati yang drastis, delusi atau halusinasi, sulit konsentrasi, rasa takut atau khawatir berlebihan, amarah yang tak terkendali, kenangan buruk, menarik diri dari orang lain, nyeri tanpa sebab jelas, dan pikiran untuk menyakiti diri sendiri. Gejala fisik lain bisa berupa perubahan pola makan, tidur, kebiasaan merokok atau minum, dan kesulitan menjalani aktivitas sehari-hari.
β¨πβAjeng : Kalau tiba tiba badmood terus sekejap mood lagi, berarti gangguan mental ya Raf?
ππβRaffi : Tentunya engga dong jeng, kalau sesekali gapapa. Tapi kalau setiap hari, itu perlu kita pertanyakan.
ππβRaffi : Dan tau ga, beberapa faktor risiko gangguan kesehatan mental juga meliputi jenis kelamin guys, biasanya wanita cenderung mengalami depresi, pria berisiko ketergantungan zat, wanita pascamelahirkan, trauma masa kecil, gaya hidup tidak sehat, pekerjaan penuh stres, riwayat keluarga dengan penyakit mental, kelainan otak sejak lahir, pengalaman kegagalan, dan penyalahgunaan alkohol atau narkoba.
β¨πβAjeng : Waduh, ternyata wanita lebih berisiko besar ya mengalami gangguan kesehatan mental. Ladies kalian harus bisa jaga kesehatan mental kalian ya!!
ππβRaffi : Gangguan kesehatan mental bisa dipicu oleh berbagai faktor, seperti cedera kepala, riwayat keluarga, kekerasan atau pelecehan, dan kelainan kimia otak. Stres berat, diskriminasi, kehilangan orang dekat, masalah keuangan, serta pengaruh zat berbahaya juga dapat berkontribusi. Faktor lainnya termasuk kesepian, lingkungan perumahan yang buruk, dan pengalaman trauma seperti kecelakaan atau kekerasan.
β¨πβAjeng : Ternyata kesepian juga berpengaruh buat kesehatan mental kita loh warga rnv. Pasti ada disaat tertentu kita sudah urgent banget nih pengen cerita, udah ga kuat nahan sendiri, tapi tetap saja kita harus pintar-pintar mengatur diri kita sendiri supaya hal yang buruk ga datang ke kita.
β¨πβAjeng : Faktanya guys, kalau kesehatan mental kita baik, itu bisa membuat kita merasa lebih sejahtera, sehingga kita dapat menikmati hidup, mengelola stres, dan menyadari potensinya.
Menjaga kesehatan mental bisa dilakukan dengan menerapkan gaya hidup sehat, melakukan hobi, serta belajar mencintai diri sendiri.
ππβRaffi : Wow, sesimpel itu ternyata hal-hal yang bisa menjaga kesehatan mental kita.
β¨πβAjeng : Bener banget Raf, menjaga kesehatan mental kita itu sama sekali ga sulit kok. Memang kadang kita kurang bisa menghargai diri kita sendiri aja.
β¨πβAjeng : Maka dari itu, menjaga kesehatan mental itu penting untuk kesejahteraan hidup kita secara keseluruhan. Saat mental kita terjaga, kita lebih mampu menghadapi stres, menjaga hubungan baik, dan membuat keputusan yang tepat. Sebaliknya, masalah mental yang tidak ditangani dapat menurunkan produktivitas dan kualitas hubungan sosial.
ππβRaffi : Berarti kita emang harus bener bener menjaga banget ya kesehatan mental kita jeng. Gua punya pertanyaan nih soal menjaga kesehatan mental. Pola hidup yang sehat termasuk menjaga kesehatan mental juga ga sih jeng?
β¨πβAjeng : Jelas dong Raf. Pola hidup sehat seperti olahraga, tidur cukup, dan menjaga keseimbangan hidup dapat memperkuat kesehatan mental. Selain itu ya, berbicara dengan orang terpercaya atau profesional saat menghadapi masalah adalah langkah penting untuk mencegah gangguan psikologis seperti depresi dan kecemasan.
β¨πβAjeng : Jadi, kesehatan mental adalah kondisi kesejahteraan emosional dan psikis seseorang yang memengaruhi cara mereka berpikir, merasakan, dan bertindak.
Peristiwa besar dalam hidup seperti pelecehan, stres berkepanjangan, atau kekerasan dapat berdampak negatif pada kesehatan mental, memicu gangguan seperti depresi, kecemasan, PTSD, hingga bipolar.
ππβRaffi : Serem juga ya ternyata kalau peristiwa yang lu sebutin itu bisa jadi berdampak negatif buat kesehatan mental. Biasanya berpengaruh kemana aja sih hal ini jeng?
β¨πβAjeng : Gangguan yang aku sebutin tadi juga bisa memengaruhi cara seseorang menghadapi stres, berhubungan dengan orang lain, hingga membuat keputusan lohh. Ada pula gangguan tertentu yang terjadi pada kelompok spesifik, seperti postpartum depression yang dialami ibu setelah melahirkan.
ππβRaffi : Halo para warga rnv selamat datang di podcast JERA, tempat di mana kita saling ngobrol-ngobrol seru. Gua Raffi dan hari ini kita akan membahas tentang Mental Health dikehidupan sehari-hari. Eits sampe lupa kenalin patner sendiri, gomenasai. Jadi patner pada malam hari seorang wanita cantik, lemah lembut [kayaknya] mari kita sambutπ₯³.
ππβAjeng : Wah wah, terimakasih lho untuk Raffi atas semua pujiannya. Hallo warga rnv, sepertinya aku udah dikenalin ya dari awal tadi, tapi kayaknya kenalan lagi aja lah ya, aku Ajeng. Seperti yang sudah dispill sama Raffi, kita berdua bakal membahas tentang kesehatan yaitu kesehatan mental, yang dimana kesehatan mental ini banyak dibahas dan terjadi di zaman sekarang. Dari judulnya aja pasti kalian sudah dibuat penasaran bukan bagaimana kesehatan mental itu?
ππβRaffi : Gua sih udah penasaran banget ya jeng, yok langsung aja kita mulai pembahasannya.