β¬part O3: 623! ββββββββββββ (Ψ§ΩΨ¨Ψ―Ψ§ΩΨ©) π¦
π .. Menyadari jurang ketertinggalan yang semakin jauh dari negara-negara Barat, para Sultan abad ke-19 mencoba merombak total sistem pemerintahan dan militer.
A. Pembubaran Pasukan Janissary (Vaka-i Hayriye, 1826)
Sultan Mahmud II melakukan langkah radikal dengan membubarkan dan menghancurkan pasukan Janissary yang dianggap menjadi penghambat utama kemajuan. Ia menggantinya dengan pasukan militer berformat Barat modern
B. Era Tanzimat (1839 β 1876)
Tanzimat (secara bahasa berarti "reorganisasi") adalah periode reformasi terbesar dalam sejarah Utsmaniyah:
β’ Hukum dan Kewarganegaraan: Diterbitkannya maklumat yang menjamin hak hidup, kehormatan, dan properti seluruh rakyat Utsmaniyah tanpa memandang agama atau etnis (Ottomanisme).
β’ Modernisasi: Sistem perpajakan, hukum, pendidikan secular, bank, dan infrastruktur (seperti kereta api dan telegram) dibangun mengikuti standar Eropa.
C. Era Konstitusi Pertama & Sultan Abdul Hamid II (1876)
Pada tahun 1876, Utsmaniyah memberlakukan UUD/Konstitusi pertama (Kanun-i Esasi) dan membentuk parlemen. Namun, karena krisis perang dengan Rusia (1877β1878), Sultan Abdul Hamid II membekukan parlemen dan memerintah secara otokratis selama 30 tahun untuk menjaga keutuhan negara dari ancaman disintegrasi.
β¬
