TGViewer
🔎 Mahaga's Case File. 🔎 Mahaga's Case File. @mhgdetect · 604 subscribers
Post #1281 8

Forwarded from MHG: Investigation Records

#MHGInvestigation🔎

Ponsel Mahaga bergetar ketika ia sedang memeriksa kembali berkas kasus Nadira. Sebuah foto masuk dari perempuan itu, menampilkan atasannya di tempat kerja. Mahaga segera menyimpan foto tersebut, lalu membuka foto laki-laki misterius yang semalam diambil Khalio saat mengawasi pertemuan Arman.

Ia meletakkan kedua foto berdampingan di layar laptop.

Awalnya, Mahaga hanya memperhatikan sekilas. Foto dari Khalio memang kurang jelas karena diambil dari kejauhan, dengan pencahayaan minim. Wajah laki-laki itu bahkan tidak terlihat utuh. Namun, ada sesuatu yang membuat Mahaga kembali memperhatikannya.

Ia memperbesar foto tersebut, lalu menggeser posisi gambar agar sosok laki-laki itu terlihat lebih jelas. Setelah itu, ia membandingkannya dengan foto atasan Nadira, mulai dari bentuk bahu, postur tubuh, potongan rambut, hingga pakaian yang dikenakannya.

Mahaga mengernyit. Ia tidak bisa memastikan identitas pria itu hanya dari perawakan, tetapi kemiripannya cukup kuat untuk membuatnya ingin memeriksa lebih jauh.

“Eric, coba lihat dua foto ini,” panggilnya.

Eric menghampiri meja, lalu mencondongkan tubuh ke arah layar. Ia memperhatikan kedua gambar itu bergantian, memperbesar foto yang diambil Khalio, kemudian kembali melihat foto dari Nadira.

“Kalau dilihat dari postur sama rambutnya, memang mirip, Bang. Tapi foto dari Bang Lio kurang jelas buat memastikan wajahnya.”

“Gue tahu.” Mahaga mengetuk meja pelan. “Tapi waktunya juga menarik. Arman ketemu orang ini diam-diam, sementara Nadira bilang gantungan kunci atasannya punya suara yang mirip dengan yang pernah dia dengar saat merasa diikuti.”

Eric terdiam sesaat, mulai memahami arah pikiran Mahaga.

“Jadi, kita perlu memastikan apakah orang yang ditemui Arman itu memang atasannya Nadira?”

Mahaga mengangguk. “Cari rekaman lain dari malam itu. Siapa tahu ada sudut kamera yang menangkap wajahnya lebih jelas. Gue nggak mau menyimpulkan cuma karena mereka punya perawakan yang mirip.”

Ia kembali menatap kedua foto di layar. Semakin lama diperhatikan, semakin besar keinginannya untuk mengetahui hubungan antara Arman dan laki-laki tersebut. Namun, ia juga sadar bahwa kemiripan fisik bukanlah bukti yang cukup untuk menetapkan identitas seseorang.

Jika pria dalam foto itu memang atasan Nadira, berarti ada hubungan di antara dua orang yang sebelumnya tampak tidak berkaitan. Akan tetapi, apakah pertemuan itu menyangkut pekerjaan, urusan pribadi, atau justru sesuatu yang berhubungan dengan teror terhadap Nadira, Mahaga belum memiliki jawabannya.

Ia menutup salah satu foto, menyisakan gambar laki-laki misterius di layar.

“Untuk sekarang, kita cari bukti yang lebih jelas dulu,” katanya tegas.

Mahaga tidak ingin membangun kesimpulan dari dugaan semata. Namun, satu hal mulai mengusik pikirannya: mengapa Arman harus menemui atasan Nadira secara diam-diam di tempat sepi, tepat ketika penyelidikan mereka mulai mengarah kepadanya?
More from @mhgdetect
  1. Oct 16, 2026Post #1282
  2. Oct 16, 2026Post #1280
  3. Oct 16, 2026#MHGInvestigation🔎 Di kantor, Mahaga langsung mengangkat telepon Nadira. Ia mendengarkan…
  4. Oct 16, 2026Post #1278
  5. Oct 16, 2026#MHGInvestigation🔎 Hari ini, Nadira sedang menikmati hari liburnya di apartemen. Setelah…
  6. Oct 16, 2026Post #1276
Threads Profile ViewerView any public Threads profile without an account.Open ThreadLook →Writing with AI? Make it sound human.Metric37 rewrites AI drafts so they read naturally. Free AI detector, 1,500 words free.Try Metric37 →