ketiga, kalau mereka beralibi "mungkin tele saya eror" atau "mungkin sistem tele salah mencocokkan idβ itu adalah kemustahilan teknis. jadi sistem tele ini mengunci User id pada satu akun spesifik yang terverifikasi lewat kode OTP di nomor hp mereka. tidak ada hacker atau sistem yang bisa "meminjam" user id tersebut untuk mengirim pesan kebencian lalu mengembalikannya lagi besok harinya tanpa menyentuh hp/akun asli pemiliknya.
kedua, hampir 99% pelaku cyberbullying tidak akan pernah mengaku saat tertangkap. mengaku itu sama saja dengan menghancurkan reputasi sosial mereka. mereka bakalan terus berbohong, berpura pura bingung, atau pura pura menjadi korban supaya kita merasa bersalah dan mencabut tuduhan kita. menunggu mereka mengaku itu hal yang sia sia.
pertama, di dunia siber, akun digital kita termasuk nomor HP dan user id tele sama seperti KTP, ATM, atau STNK. nah mereka kan sudah mengaku kalau itu akun milik mereka. mereka juga mengaku akun itu tidak pernah dipinjamkan atau diberikan kepada siapa pun. jadi istilah nya begini, kalau sebuah mobil menabrak orang, dan pemilik mobil mengaku mobilnya tidak pernah dipinjamkan ke siapa pun tapi dia menolak mengaku sebagai sopirnya, secara hukum pemilik tetap bersalah. nah ditele, pemilik akun bertanggung jawab penuh atas setiap ketikan yang keluar dari akun tersebut.
How can I read @blacklistphc without a Telegram account?
TGViewer shows the public web preview Telegram publishes for ππππ§ππ₯ πππ§ππ π π’π₯π£πππ: recent posts, photos, videos and the subscriber count, with no app, login or account.
How many subscribers does ππππ§ππ₯ πππ§ππ π π’π₯π£πππ have?
ππππ§ππ₯ πππ§ππ π π’π₯π£πππ (@blacklistphc) has 7 subscribers on Telegram, refreshed roughly every 30 minutes.
Does ππππ§ππ₯ πππ§ππ π π’π₯π£πππ know I viewed it here?
No. Public channel previews carry no viewer identity, and TGViewer has no accounts or tracking of what you look up.