Catatan dari Jalan yang Samar: Bagian I โฟเฟโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโ
Akhirnya, satu hari yang panjang telah usai. Aku membuka media sosial sebelum beranjak dari tempatku, lalu menemukan beberapa pesan dari kerabat yang mengucapkan selamat sekaligus memuji pencapaian pertamaku setelah aku kembali dari Inggris; pembukaan
Petal &. Verse. โWhat didnโt you do in your life, Oddie? Youโre literally good at everything.โ
Aku tersenyum membacanya. Aku pernah belajar menjahit, memasak, membuat kue, menggambar, mempelajari botani, merangkai bunga, dan entah berapa banyak hal lain yang membuatku penasaran. Dari luar mungkin semuanya terlihat seperti bukti bahwa aku pandai dalam banyak hal, padahal sebenarnya aku hanya punya rasa ingin tahu yang terlalu besar, terutama setiap kali pertanyaan yang sama muncul:
"
Sebenarnya, ke mana arah hidupku?"Jadi aku mencoba satu hal, lalu hal lainnya, berharap suatu hari salah satunya terasa seperti jawaban. Sampai akhirnya aku sadar, mungkin aku memang tidak sedang mencari satu hal yang paling bisa kulakukan. Aku hanya sedang mencari tempat di mana semua bagian kecil dari diriku bisa terasa masuk akal.
Kehidupan pernah membuatku jatuh sampai rasanya tak ada lagi yang bisa disatukan, meninggalkanku sebagai serpihan-serpihan kecil yang bahkan tidak kukenali. Tapi mungkin, tanpa kusadari, setiap patahan itu justru menempa diriku menjadi aku yang hari ini, seseorang yang belajar dari kehilangan, tumbuh dari kebingungan, dan tetap memilih untuk mencoba sekali lagi.
Jalannya mungkin masih samar, tapi aku sudah sampai sejauh ini.
So, keep living, Goldie.#Oddieverse