Tunadaksa juga diartikan sebagai gangguan motorik. Tunadaksa merupakan tipe Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang mengalami kelainan atau gangguan pada sistem tulang, otot, dan persendian. Individu yang mengalami kondisi ini terlihat dari adanya anggota tubuh yang tidak sempurna.
Tunadaksa dapat dibedakan menjadi 6, yaitu kelainan bawaan lahir atau keturunan (Seperti cretinism, polydactylism, dan herelip); kelainan saat kelahiran (Seperti erb’s palsy dan fragilitas osium); kelainan karena infeksi (Seperti poliomyelitis, tuberkulosis pada tulang dan lutut atau sendi lain); kelainan karena traumatik (Seperti amputasi, patah tulang, dan kecelakaan); kelainan karena tumor (Seperti exostosis dan osteosit fibrosa cystica); serta kelainan karena kondisi lainnya (Seperti flat feet, lordosis, dan rickets).
Anak tunadaksa membutuhkan perawatan khusus untuk mengembangkan dan melatih kemampuan motoriknya.
Post #27207
298
