#Utopia
"Dimana, ini?" Tak ada kata yang mampu kuucapkan selain dua kata itu. Sudah lama aku terjebak, sangat lama. Namun, kedatanganmu seolah mengatakan "Ikutlah denganku" sembari mengulurkan tanganmu agar tangan kita bisa saling menggenggam. Kau menuntun; memimpin jalan pulang.
Kali ini, jangan menangis, ya? Aku hanya pergi sebentar lalu kembali menggenggam serpihan hati yang seutuhnya telah menjadi milikku.
Jangan menungguku kembali, sebab aku sudah pulang ke tempat yang seharusnya. Akan tetapi, biarlah aku pergi. Karenamu, aku terjebak, kau menolak melepaskan tanganku. Aku abadi, hanya untukmu. Tenang saja. Untukmu akan kulakukan apa saja, dan semua yang kulakukan hanya untukmu seorang.
Post #1698062
186