Artinya, perasaan untuk memberikan komentar negatif pada orang lain sebenarnya sudah 'dicetak' di DNA, sebagai bentuk survival mode. Menurut dr.Santi, perbedaannya jika zaman dulu, seseorang akan berusaha bertahan dari ancaman bahaya dari ancaman ketika sedang berburu, semantara saat ini zaman semakin modern. Bentuk survival modeini pun jadi berubah.
"Kondisi benci, julid ini sering kali muncul ketika seseorang merasa terancam. Misalnya, 'kalau aku melihat ini aku nggak setuju, deh, nggak enak rasanya.' Dari sana, akhirnya dirinya bisa membuat statement yang membuat dirinya enak, bukan membuat orang lain enak."
Post #140
4
