ποΈ β Iya, itu kerasa banget sih. Justru di sunyi itu kita dikasih ruang buat jujur sama diri sendiri, tanpa distraksi, tanpa tuntutan apa-apa. Jadi bukan sunyi yang menekan, tapi sunyi yang ngasih napas buat mikir, nerima, dan pelan-pelan ngebenerin arah.
ποΈ β Kalau kita tarik ke kehidupan sehari-hari, sebenarnya yang sering jadi pertanyaan bukan soal percaya atau nggaknya, tapi soal bagaimana kita bersikap. Dan antara kepercayaan, budaya, dan logika, seringkali kita harus cari titik tengah biar tetap waras tapi juga nggak kehilangan rasa hormat.
ποΈ β Dalam menyikapi Malam Satu Suro, menurut Ka Jonathan, sikap yang paling ideal itu seperti apa? Antara menjaga rasa hormat, tidak larut dalam ketakutan, dan tetap berpikir jernih.
Post #632
44
