Post #586
46

ποΈ β Jadi menurut kamu, mengambil keputusan untuk bertahan, menjaga jarak, atau pergi dari sebuah circle harus dimulai dari kejujuran pada diri sendiri.. apakah masih bahagia atau hanya takut kehilangan. Ketika komunikasi tidak lagi membawa perubahan dan keberadaan circle justru membuat kehilangan diri sendiri, menjaga jarak atau pergi bukanlah keegoisan, melainkan bentuk self-respect dan upaya menjaga kesehatan mental. Kalau aku nangkapnya, ini bukan soal memilih pergi atau bertahan, tapi soal keberanian mengenali batas diri. Kita sering merasa bersalah saat memilih menjauh, padahal kadang itu adalah bentuk paling jujur untuk tetap waras. Menurutku, pertemanan yang sehat juga memberi ruang bagi seseorang untuk mundur tanpa harus dicap jahat, karena menjaga diri sendiri seharusnya tidak pernah dianggap salah.
- π₯ 1