ᅟᅟᅟ
𝐒ayangnya, pemilik 𝐖onderia yang merupakan orang asing atau bule tidak terlalu mempercayai hal-hal berbau mistis. Akibatnya, mata air pun dipaksa ditutup, sebagian makam juga dipaksa untuk dipindah sementara sisanya ada yang ditimbun lagi sehingga rata dengan tanah. 𝐎m 𝐇ao pun menyebut tempat ini sebagai taman hiburan bekas kuburan.
𝐇al tersebut beserta 𝐅engshui dan ruwatan 𝐊ejawen yang salah akhirnya membawa energi negatif berpindah ke kawasan ini. Selain makam yang sudah dipaksa pindah dan ditimbun, tersisa empat makam para sepuh di kawasan 𝐖onderia ini. Makam-makam tersebut juga awalnya akan dipindah namun berbagai upaya untuk melakukannya mengalami kegagalan. Karena itu makam tetap berada di sana dan dibentengi. Dari luar, tempatnya seperti bangunan persegi dan berada di tengah-tengah taman bermain.
Post #300
847