/membalikkan halaman script ku ; membacanya sekilas ; kembali berbicara sambil menghadap ke kamera/
𓂃 ࣪˖ 𖣠🎙 Lanjut ke istri kedua beliau, namanya adalah,
Inggit Garnasih
Inggit Garnasih lahir pada 17 Februari 1888 memiliki nama asli Garnasih. Panggilan Inggit merujuk pada mata uang Ringgit. Gelar itu disandangnya karena sejak belia, ia merupakan kembang desa. Banyak lelaki terpesona pada Inggit, salah satunya Nata Atmaja, seorang Patih dikantor Residen. Namun pernikahannya dengan Nata Atmaja tidak berlangsung lama dan akhirnya bercerai. Lalu ia menikah lagi dengan Haji Sanusi. Pertemuan Inggit dengan Soekarno pertama kali adalah di Kos milik Haji Sanusi dimana kos tersebut adalah tempat Soekarno tinggal selama melanjutkan pendidikannya. Mereka saling berdiskusi bersama. Dari sinilah awal mula benih perasaan cinta itu muncul. Karena Soekarno saat itu masih terikat pernikahan dengan Utari Soekarno memilih untuk menceraikan Utari dan Haji Sanusi mengizinkan pernikahan itu Sebab Garnasih juga memiliki niat mengiyakan.
Faktor lainnya karena garnasih tidak begitu dicintai oleh suaminya singkatnya Soekarno bercerai dengan Oetari dan menikah dengan Inggit namun perceraian terjadi karena selama 20 tahun menikah Inggit belum juga memberikan keturunan Soekarno ingin itu dengan catatan Inggit tidak ingin di madu. Sehingga mereka bercerai.
Sepertinya ini sedikit nyambung ya ceritanya teman. Ketika Bung Karno memang tidak mencintai Oetari, beliau menceraikannya, lalu memilih Garnasih sebagai istri keduanya setelah 2 tahun saja berumah tangga dengan Oetari. Tapi ya, bagaimana kalian berasumsi saja ya teman.
✧. . . . . . . .‿‿❀‿‿ . . . . . . .✧
┼─────────────────┼
Post #10316
69