Menjelang siang, Ditha, Nadia, dan Fadhil sudah duduk di kantin dengan ponsel Ditha tergeletak di tengah meja, ditatap bertiga seperti benda keramat. Begitu layarnya bergetar dan Bu Hesti mengirim foto rekap nilai ke grup kelas, tiga kepala langsung menyorong ke layar yang sama. Terpampang nilai Rauditha Naashir "DELAPAN PULUH EMPAT" akhirnya dita bisa bernafas lega juga. Dan ia pun langsung ingat bahwa ia masih memiliki janji kepada Rianisha.
#BelumDibalas
Post #5536
24
Forwarded from Dithaksara : Dithantara Cerita yang Tertinggal



