ㅤㅤㅤㅤㅤ
ㅤㅤDalam sepuluh menit, Ditha membuktikan bahwa manusia sanggup mencuci piring secepat orang dikejar utang, asal hadiahnya sofa. Piring dia bilas sambil bersenandung, handuk dia jemur sambil menendang pintu belakang, dan Goldie dia kasih sesenggam kibble sebagai uang tutup mulut. Mama bilang jangan ditinggal sendirian. Selesai. Kekacauan beres, dunia damai. Ditha berjalan ke ruang tengah dan menduduki singgasana yang sudah ditunggunya seumur hidup.
ㅤㅤPantatnya baru menyentuh bantal ketika otaknya berbunyi Senin, Ujian praktek renang. Ditha langsung berdiri lagi, tapi setengah jalan. Dia memeras otak mencari satu nama, siapa pun yang pernah dia lihat berenang tanpa tampak seperti sedang dilindas ombak. Teman sekelas? Gengsi. Ashraf? Lebih baik dia berenang di kolam piranha. Pak Guru olahraga? Itu namanya menyerahkan diri. Daftarnya pendek, dan di ujungnya cuma ada satu nama, yang selalu tampil tenang,dan tersenyum seperti tahu segalanya: Rianisha.
ㅤㅤDitha menyambar ponsel dari meja. Jempolnya sudah bergerak sebelum harga dirinya sempat ikut berunding. Pesan pertama dia ketik, dia hapus, dia ketik lagi. Akhirnya, dengan pasrah, dia menekan tombol kirim.
#BelumDibalas
Post #5434
35
Forwarded from Dithaksara : Dithantara Cerita yang Tertinggal
Dithaksara : Dithantara Cerita yang Tertinggal Photo