🚨 ┼── tantangan untuk menjual dengan segala macam penolakan yang terjadi pada masa itu menciptakan sebuah anekdot dan teknik diantara para salesman: supaya laku, letakkan kaki di depan pintu!
🚨 ┼── ketika salesman menghampiri salah satu rumah dan pemilik rumah membuka pintu, kemudian salesman meletakkan kakinya sehingga pintu tak dapat ditutup, maka mereka akan punya kesempatan untuk mempromosikan produk yang sedang dijual. ini memberi peluang yang lebih besar untuk salesman agar dagangannya dibeli dan dari situlah istilah FITD ini berasal.
🚨 ┼── pada dasarnya konsep psikologi Foot in the door (FITD) memiliki makna mintalah sesuatu yang lebih kecil. jika mereka setuju, maka besar kemungkinan mereka akan menyetujui permintaan yang lebih besar.
🚨 ┼── dua nama yang tercatat menemukan teknik ini adalah Jonathan Freedman dan Scott Fraser dari Stanford University dengan merilis Journal of Personality and Social Psychology (1966, Vol. 4, No. 2, 195-202). yang berjudul “Compliance Without Pressure: The Foot-in-the-Door Technique.”
🚨 ┼── bayangkan apa yang terjadi jika kita mengajukan sebuah permintaan yang besar (atau yang tak masuk akal), lalu saat permintaan tersebut ditolak, kita mengajukan permintaan kecil yang jauh lebih masuk akal maka tingkat penerimaannya ternyata juga terbilang baik.
