Di tanggal 01 Oktober 2026 pukul 11.59 WIB, saya telah ditipu sebesar 26.6 TON / 723K. Untuk rincian kasusnya:
1. Aksi Penipuan Awal: Beberapa jam lalu, pelaku menggunakan akun @sholleil menjebak saya dan berhasil membawa kabur aset crypto saya sebesar 26.6 TON. Pelaku langsung menghapus ruang chat dan memblokir saya.
2. Taktik Pencucian Uang (Layering): Pelaku kemudian berganti akun menjadi @akunjajannn dan mengoper TON curian tersebut ke alamat wallet jasa CV palsu milik akun @luutte agar jejak digitalnya tersamarkan.
3. Skakmat Data Blockchain: Saat saya melakukan interogasi mendalam (push) dan meminta bukti mutasi tanggal 14 September (karena data on-chain tracking di Tonviewer mendeteksi kejanggalan), pelaku yang saat itu memegang akun @luutte bilang tidak ada transaksi di tanggal tersebut, yang padahal sudah jelas ada di blockchain.
4. Percobaan Pencairan Terakhir: Akun @luutte langsung bergegas melempar (convert) TON curian tersebut ke jasa CV terpercaya yang sekarang sudah menahan TON nya.
5. Penyelamatan Aset: Berkat gerak cepat pemantauan blockchain secara real-time, transaksi operan TON tersebut langsung terdeteksi. Saya segera menghubungi seller convert tersebut sebelum seller transfer uang ke penipu.
6. Setelah mendengar kronologi dan memverifikasi bukti valid yang saya bawa, seller dengan sangat luar biasa langsung mengamankan dan mengembalikan (refund) aset TON dari @luutte tersebut langsung ke wallet saya.
Saat ini, seluruh akun penipu seperti @sholleil, @luutte, @akunjajannn, serta store palsu mereka (@scathiee dan @susuzn) sudah menghilang dan tidak bisa dihubungi lagi. Saya harap teman-teman semua bisa lebih waspada, termasuk saya, dan menandai detail identitas sindikat pelaku di bawah ini:
Alamat Wallet TON Penipu:
Wallet A: UQBc7K8nue-RTwei-u7vPHv8B4RPFKFoBog1aZ4s4MQEfJ-F
Wallet B: UQCkRXA6WGhen5ztRWFRbJogMfzkyMmblmjBhCECJPDaOVmT
Data QRIS DANA Penipu (Foto Terlampir):
Merchant A: Toko Mici (Alamat: Balokang, Kec. Banjar, Kota Banjar, Jawa Barat 46312)
Merchant B: GD62426215260510 (Memiliki detail alamat yang sama)
Sangat disayangkan saya tidak sempat menyalin ID Telegram pelaku sebelum akun-akun tersebut terhapus. Namun, kedua foto QRIS yang saya lampirkan adalah valid milik penipu.