Genetika berperan signifikan dalam meningkatkan kerentanan terhadap GKM, meskipun bukan penentu tunggal. Ketidakseimbangan neurotransmiter seperti serotonin, dopamin, dan norepinefrin, serta kondisi medis seperti gangguan hormonal atau cedera otak traumatis, juga berkontribusi pada perkembangan GKM.ο»Ώ
π Faktor Psikologis: Pengalaman Hidup dan Pola Pikir.
Trauma masa kanak-kanak (fisik, emosional, seksual) dan pola pikir negatif (perfeksionisme, menyalahkan diri sendiri) dapat memicu mekanisme koping yang tidak sehat dan meningkatkan risiko GKM. Kemampuan individu dalam mengatasi stres sangat berpengaruh.
π Faktor Lingkungan: Stres, Dukungan Sosial, dan Faktor Sosial Ekonomi.
Stres kronis (pekerjaan, hubungan, keuangan), kurangnya dukungan sosial, faktor sosial ekonomi (kemiskinan, ketidaksetaraan), dan peristiwa traumatis (bencana alam, pandemi) meningkatkan risiko dan memperparah GKM. Akses terbatas pada perawatan kesehatan mental juga menjadi faktor penting.