•───────── ─────────•
Bagaimana solusi jika
mengalami krisis identitas?
•───────── ─────────•
1. Tentukan hal yang kalian sukai.
Seperti yang sudah dijelaskan, ada banyak hal yang terjadi di fase perkembangan remaja. Maka dari itu, wajar ketika ia masih memproses hal baru tersebut.
Adanya tekanan sosial bisa membuat kalian sulit menentukan apa yang kalian inginkan. Apalagi ketika melihat tren di pergaulan. Am I right?
Pahami bahwa kalian tidak perlu mengikuti dan pilihlah hal yang sesuai dengan preferensimu. Misalnya saat memilih baju, makanan, sampai kegiatan komunitas.
2. Bertanyalah pada diri sendiri dibanding menuntut.
Pada masa ini, tekanan dari orangtua juga bisa memengaruhi perkembangan emosi kalian para remaja.
Bertanyalah “Apa hal yang membuat saya Bahagia” atau “Apa saja pilihan sekolah yang saya inginkan”.
Pertanyaan ini tidak hanya melatihmu mengungkapkan perasaan. Akan tetapi juga bisa membuat kamu merasa didukung dan juga didengarkan dengan baik.
3. Biasakan untuk mengambil keputusan bersama orang tua.
Dalam beberapa kasus krisis identitas yang dialami remaja, hal lain yang bisa memperparah adalah ketika orangtua selalu tidak menyetujui apa yang diinginkan anak.
Keinginan orangtua tidak selalu sama dengan keinginan anak. Maka dari itu, izinlah kepada orang tua dan perjuangkan kebebasan untuk melakukan hal-hal yang kamu sukai. Dengarkan sudut pandang serta alasan yang dijelaskan orang tua dan paparkan kemauan mu.
Menjalani kegiatan baru serta menjalin pertemanan seluas-luasnya dapat kalian lakukan ketika kalian mendapatkan dukungan penuh dari keluarga terdekat.
•───────── ─────────•
Post #11655
37