γ €ββββββββββββ
γ €γ €βββββββββββ
γ €γ €γ €γ €βββββββββ
γ €γ €π€©etelah beberapa bulan menikah dan mengandung, Merope mengambil keputusan tragis. Ia berhenti memberikan ramuan cinta kepada suaminya. Merope berharap :
1. Tom Riddle Sr. telah benar-benar jatuh cinta padanya secara alami, atau
2. Tom Riddle Sr. setidaknya akan bertahan demi anak yang sedang dikandungnya.
γ €γ €π€©sumsi tersebut keliru. Begitu pengaruh ramuan hilang, Tom Riddle Sr. tersadar, merasa dijebak, dan langsung meninggalkan Merope dalam keadaan hamil tanpa memberi bantuan finansial sedikit pun.
γ €γ €π€©erope yang hancur secara mental dan emosional kehilangan kemampuan sihirnya. Terlunta-lunta di jalanan London pada musim dingin tahun 1926, ia terpaksa menjual Kalung Locket Slytherinβpusaka paling berharga milik keluarganyaβkepada Caractacus Burke (pemilik toko Borgin and Burkes) seharga 10 galleon (harga yang sangat murah dibandingkan nilai historisnya).
γ €γ €π€©ada malam 31 Desember 1926, Merope berjalan ke sebuah panti asuhan di London. Ia melahirkan seorang bayi laki-laki, menyampaikan pesan agar anaknya dinamai Tom (dari nama ayahnya) dan Marvolo (dari nama kakeknya), lalu meninggal dunia beberapa jam kemudian.
π€©π€©π€©π€©π€©π€©π€©π€©
Sangat tragis ya, Vanze... Merope meninggal tepat setelah memberi nama untuk anaknya. Menurut kalian, apakah takdir kelam Pangeran Kegelapan yang tidak bisa merasakan cinta ini murni karena ia lahir dari pengaruh ramuan cinta, atau karena ia tumbuh tanpa kasih sayang seorang ibu?
