Kalau kita bicara Ouija, kita tidak bisa hanya menganggapnya sebagai mainan modern.
Asal usulnya jauh lebih gelap, dan menariknya⦠berawal bukan dari kegelapan, melainkan dari kerinduan.
Sekitar tahun 1800-an, di Amerika, muncul gerakan spiritualisme.
Pada masa itu, banyak orang kehilangan keluarga karena perang, penyakit, dan bencana.
Mereka ingin sekali berbicara dengan orang yang telah meninggal.
Tahun 1890, seorang pengusaha bernama Charles Kennard bersama Elijah Bond mematenkan papan kayu yang kita kenal sekarang sebagai Ouija.
Papan itu kemudian diproduksi massal, dan ini agak ironis..... dijual bukan di toko mistis, tapi di toko mainan.
Iklan awalnya bahkan menggambarkan Ouija sebagai permainan santai keluarga di ruang tamu.
Padahal, banyak yang percaya bahwa papan ini bukan sekadar permainan, melainkan alat komunikasi dengan dunia arwah.
Sejak itu, Ouija menjadi fenomena global.
Dan reputasinya berubah, dari sekadar permainan keluarga⦠menjadi salah satu simbol horor paling terkenal di dunia.
