Tapi jika kita melihat lebih dalam, Hera adalah simbol dari perempuan yang menuntut dihormati. Ia tidak pasrah. Ia menyuarakan ketidakadilan bahkan jika dengan kemarahan.
Dalam feminisme, Hera bisa dibaca sebagai simbol dari perempuan yang tersakiti tapi tetap bertahan, yang memilih untuk tidak pergi karena kekuasaan dan kepercayaannya pada lembaga (pernikahan, hukum, tatanan)π
Ia adalah pengingat bahwa kesetiaan bukan berarti diam, dan kesakralan bukan tanpa kekuatan.
