Sebelum menjadi istri Zeus, Hera mungkin pernah disembah secara independen sebagai dewi kesuburan, pelindung wilayah, bahkan ratu bumi.π
Beberapa ahli mitologi meyakini bahwa Hera adalah bagian dari tradisi dewi ibu yang lebih tua dari sistem patriarki dewa-dewa Yunani. Ia punya kuil sendiri di Argos, Samos, dan Olympia, jauh sebelum Zeus populer.
Dalam hal ini, Hera bukan sekadar "istri yang tersingkir", melainkan dewi agung yang dilemahkan oleh struktur mitos patriarkis.
Ini menjelaskan mengapa Hera begitu keras menjaga martabatnya. Ia bukan cemburu... tapi mempertahankan tempatnya sebagai ratu dunia.π
