TGViewer
MEMORIES OF π‘πˆπƒπ„π‚π“ πŽπ…π…πˆπ‚πˆπ€π‹ MEMORIES OF π‘πˆπƒπ„π‚π“ πŽπ…π…πˆπ‚πˆπ€π‹ @ofcridect Β· 1.57K subscribers
Post #4498 304
γ…€γ…€
  γ…€ΚšΡ—Ιž π—¦π—˜π—Ÿπ—”π— π—”π—§
    γ…€γ…€   𝗛𝗔π—₯π—œ π—œπ—•π—¨     
    γ…€γ…€        β€£  π—‘π—”π—¦π—œπ—’π—‘π—”π—Ÿ π——π—œ π—œπ—‘π——π—’π—‘π—˜π—¦π—œπ—”
β•°β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β‹ž

β‚ŠΛšΚš α—’β‚ŠΛšβœ§ ゚. 𝐓anggal 22 Desember ditetapkan sebagai Hari Ibu merujuk pada hari pertama penyelenggaraan Kongres Perempuan Indonesia I pada 22 Desember 1928. Kongres Perempuan Indonesia I diselenggarakan selama empat hari, yakni pada 22-25 Desember 1928, di gedung Dalem Joyodipuran, Yogyakarta. Kongres Perempuan Indonesia I merupakan momentum bersejarah bagi pergerakan dan perjuangan perempuan.

β‚ŠΛšΚš α—’β‚ŠΛšβœ§ ゚. 𝐊ongres Perempuan Indonesia I terlaksana pada 22-25 Desember 1928, di Yogyakarta. Tujuan Kongres Perempuan Indonesia I adalah untuk menyatukan seluruh organisasi perempuan saat itu di dalam suatu badan federasi tanpa memandang latar belakang agama, politik, dan kedudukan sosial dalam masyarakat. Hal utama yang dibahas dalam Kongres Perempuan Indonesia I adalah tentang pendidikan, perkawinan, dan perlindungan perempuan dan anak-anak.

π—¦π˜‚π—Ίπ—―π—²π—Ώ: Kompas.com

β–Œβ”‚β–ˆβ•‘β–Œβ•‘β–Œβ”‚β–ˆβ•‘β–Œβ”‚β–ˆβ•‘β–Œ
γ…€γ…€ γ…€Β© π—”π—Ÿπ—Ÿ π—§π—˜π—”π—  π—₯π—œπ——π—˜π—–π—§
  • ❀‍πŸ”₯ 3
  • πŸŽ‰ 3
More from @ofcridect
  1. Sep 13, 2026Wow drastis ya subs nya nurun
  2. Jul 9, 2026Pntat lah anda
  3. Jul 9, 2026Mau numnam blh?
  4. Jul 9, 2026Hey ridek siapa yang mau ikut reborn
  5. Jul 8, 2026Ayok ridek kita reborn jadi paguy
  6. Jul 5, 2026Happy failed again
Threads Profile ViewerView any public Threads profile without an account.Open ThreadLook β†’Writing with AI? Make it sound human.Metric37 rewrites AI drafts so they read naturally. Free AI detector, 1,500 words free.Try Metric37 β†’