π§ππ π§ππππ’πππ¦ πππ§ ππ‘π©π’ππ©πππ₯
π©Έπ©Έπ©Έπ©Έπ©Έπ©Έπ©Έπ©Έπ©Έπ©Έπ©Έ
βββ π₯πππ‘ πππ₯πππ¦π ββββ
ππ₯:: Pada tanggal 4 September, Peggy akhirnya merasa tidak tahan lagi. Polisi bahkan terlalu takut untuk kembali ke rumah itu, meskipun mereka tahu apa yang dilakukan. Jadi Peggy menguhubungi press (lembaga media).
ππ₯:: Surat kabar The Mirror, sebuah tabloid murahan yang terkenal pada masa itu mereka tertarik dengan kasus tersebut. Reporter Doug Bence dan fotografer Graham Morris dikirim ke lokasi kejadian hari itu juga.
ππ₯:: Graham Morris berkata "Saya pikir itu adalah pekerjaan biasa sampai saya masuk ke dalam rumah. Saya berdiri di bawah cahaya remang-remang di dapur, sementara anak-anak satu persatu dibawa masuk dan dipeluk. Anak terakhir yang masuk adalah Janet. Tiba-tiba semuanya menjadi kacau, semua benda berterbangan dan berhamburan ke seluruh ruangan. Saya terkena balok Lego dibagian atas mata kanan saya. Benturannya cukup keras hingga meninggalkan benjolan selama beberapa hari. Kelereng dan benda-benda lainnya yang ada di dapur ikut berterbangan. Saya memperhatikan semuanya dan tidak ada satupun dari mereka yang melakukan itu."
ππ₯:: Graham pulang dengan memar besar diwajahnya akibat mainan yang berterbangan. Doug dan Graham segera melaporkan ke The Mirror bahwa itu bukan tipuan, melaikan kejadian Poltergeist yang nyata.
ββββββββ πβ¦ ββββββββ
Post #23319
53

- π₯ 4
- β€ 2
- β€βπ₯ 2
- π₯° 1