α΅α΅α΅α΅ β΄ Λ’α΅α΅α΅α΅αΆ¦
βββββββββββββββββββ
γ €
γ €γ €Suatu malam sunyi tiba-tiba saja berubah bising oleh teriakan dan tangisan. Nayunda yang baru keluar dari toilet menemukan Mamanya sudah terbujur kaku di lantai dapur.
γ €γ €Naya keluar dari kamarnya dan berteriak tidak kalah histeris dari sang adik. Bibir perempuan paruh baya itu sudah membiru. Naya memeluk erat Nayunda dan berusaha menenangkan sang adik. Meskipun kesedihan tidak kalah besar sedang menghancurkan hatinya.
γ €γ €Di pemakaman, Bintang terus menatap wajah Naya yang sembab. Tangan mereka saling menggenggam erat.
γ €γ €"Kamu pasti bisa melalui ini semua, Nay. Ada aku," bisik Bintang.
γ €γ €Ketika Naya sedang berusaha menata hati dan kehidupannya lagi setelah kepergian sang ibu, tepat di hari ke tujuh ia harus kembali mengalami kepahitan. Ia terkejut dengan teriakan Nayunda, lalu keluar dari kamar.
γ €γ € Tubuh Papanya menggantung di lantai dua. Seketika Naya berlari sambil berteriak memanggil Papanya. Tidak ada yang bisa ia lakukan selain menangis meminta pertolongan.
γ €γ €
