α΅α΅α΅α΅ Β² β’ α΄ΉαΆ¦α΅α΅αΆ¦ α΅α΅βΏ α΅α΅Κ²α΅α΅βΏ ΚΈα΅βΏα΅ Λ’α΅α΅α΅
ββββββββββββββββββββββ
γ €
γ €γ €Kelulusan SMA tinggal menghitung hari. Dan pertanyaan rutin Naya terlontar lagi.
γ €γ €"Bintang! Cita-cita kamu apa? Masih jadi pilot?" Naya bertanya dengan wajah berseri. Selama ini ia banyak belajar tentang dunia Aviasi agar bisa menempuh jalur yang sama dengan Bintang.
γ €γ €"Pilot sudah tidak semenarik itu. Mungkin jadi guru? Pengusaha? Atau... apa saja yang bisa membuat aku hidup lebih lama."
γ €γ €Cahaya wajah Naya meredup. Tahu apa yang ada di dalam kepala Naya? Ternyata usahanya selama beberapa tahun ke belakangan akan sia-sia. Bintang punya rencana dan dunianya sendiri. Naya harus memutar kendali arah hidupnya lagi agar tetap berada di samping Bintang.
γ €γ €"Naya. Sepanjang umurku, kamu akan terus ada bersama aku, kan?" Mata Bintang bersusah payah mencari mata Naya yang sulit dijangkau karena kepalanya menunduk.
γ €γ €Naya mengangguk tanpa jawaban. Tapi ada satu helaan napas lega di sana. Akhirnya Naya merasa Bintang punya tujuan yang sama dengannya.
