π¦ "Setelahnya terdengar suara peluit dari tribun belakang lapangan. Padahal tempat itu kosong. Aku dan Allora sempat menoleh berkali-kali, mencoba mencari sumber suara, tapi tidak ada siapapun di sana. Dan sejak saat itu, suasana mulai terasa berbeda. Langit berubah gelap lebih cepat. Angin mulai terasa dingin. Bahkan suara daun-daun yang bergesekan terdengar seperti bisikan panjang di telinga kami.
π¦ "Aku rasa suasana itu sudah sangat mendukung buat naikin tensi keseraman malam itu. Jadi aku minta Layla buat ceritain kisah mahasiswa abadinya UGM yang hmm... Bisa dibilang punya kisah cukup tragis."
π»ββοΈ "Mahasiswa abadi ini berarti yang ga lulus-lulus ya? Gimana tuh kisahnya, kenapa bisa sampai jadi urban legend yang terkenal di kampus UGM?"
π¦ "Jadi jop, nama dia Yayuk atau biasanya dipanggil Mbak Yayuk. Menurut cerita yang beredar di kampus, Mbak Yayuk adalah mahasiswi pintar di tahun 70-an yang mengalami tekanan berat karena skripsinya tidak kunjung selesai. Ia mulai menarik diri dari lingkungan sekitar hingga suatu malam ditemukan meninggal setelah beberapa hari menghilang. Sejak saat itu banyak mahasiswa mengaku sering melihat sosok perempuan duduk sendirian di area kampus menjelang malam. Biasanya memakai pakaian putih, wajahnya pucat, dan rambut panjangnya selalu menutupi wajah."
π¦"Percaya atau ga, waktu Layla menceritakan itu, suasana taman belakang kampus terasa makin sunyi dan anginnya jadi lebih dingin. Bahkan microphone kamera kita sempat menangkap suara ketikan keyboard dari dalam gedung kosong di dekat taman. Padahal sebagian lampu gedung sudah mati. Hujan lalu turun tiba-tiba. Awalnya hanya rintik kecil, tapi dalam hitungan menit berubah menjadi hujan deras disertai angin yang cukup kencang."
Post #22832
108