.ΰ³βΛβ > Pada masa Dinasti Joseon, tugas utama seorang wanita adalah menikah dan melanjutkan garis keturunan keluarganya. Jika seorang wanita meninggal sebelum menikah, dipercaya, arwahnya tidak bisa pergi ke alam baka karena dianggap gagal memenuhi takdirnya. Konon katanya, wanita itu merasa tidak adil dan akhirnya menetap di dunia manusia sebagai arwah untuk melepas dendam.
.ΰ³βΛβ > Masih bersangkutan dengan hantu Cheonyeo Gwishin, sampai saat ini, Korea masih mempercayai cerita rakyat ini. Sehingga mereka mengadakan ritual yang dinamakan "Pernikahan Arwah" atau ritual shamanisme ini dilakukan, ketika seorang keluarga kehilangan anak perempuannya sebelum anaknya menikah. Arwah anaknya dinikahkan dengan arwah pria lain, yang sudah meninggal juga.
.ΰ³βΛβ > Dipercaya, bahwa jikalau mereka mengadakan ritual arwah ini. Arwah akan dianggap sudah memenuhi takdirnya, sehingga bisa pergi ke alam baka dengan tenang.
ΰ³ G Λβπ :: Maksud dari kata kegagalan sosial. Sesuai dengan : sang arwah dianggap gagal memenuhi takdirnya. Sehingga sangat memungkinkan menjadi obrolan orang lain, makanya disebut kegagalan sosial.
