Mereka bukan sekadar korban. Mereka adalah prajurit.
Dan prajurit⦠tidak pernah benar-benar berhenti.
Konon, sebelum dieksekusi, mereka bersumpah untuk tetap menjalankan tugas⦠apapun yang terjadi.
Dan sumpah itu⦠tidak pernah putus.
Sekarang, mereka terjebak. Mengulang malam yang sama. Patroli yang sama. Perang yang sama.
Tanpa akhir. Tanpa sadar⦠bahwa mereka sudah mati.
Beberapa pintu di sana sengaja dikunci setelah senja. Bukan untuk menjaga orang di dalam.
Tapi⦠untuk menahan sesuatu agar tidak keluar.
Karena katanyaβsiapa pun yang melihat patroli ituβ¦ tidak akan pulang sendirian.
