Bangunan megah itu berdiri seperti saksi yang tak bisa bicara. Indah dari luar⦠tapi di dalamnya, sejarah berteriak tanpa suara.
Di bawah lantainyaβruang-ruang lembap yang pernah dipenuhi jeritan. Tempat di mana para serdadu Belanda dieksekusi tanpa nama, tanpa nisan, tanpa pengampunan.
Sejak saat itu⦠malam di sana tidak pernah benar-benar sepi.
Karena setiap waktu tertentu, suara itu kembali terdengar.
Drapβ¦ drapβ¦ drapβ¦ π£
Bukan langkah biasa. Terlalu rapi. Terlalu serempak. Seperti pasukan yang⦠tidak pernah dibubarkan.
