1 Muharram 1448 H
β ββββββ [ π§Έ ] ββββββ β
οΌ..π..οΌ Selamat memperingati 1 Muharram sebagai momen untuk merenungkan makna hijrah, pembaruan diri, dan perjalanan spiritual umat Islam di seluruh dunia.
οΌ..π..οΌKalender Hijriah pertama kali ditetapkan secara resmi pada masa pemerintahan Khalifah Umar bin Khattab RA, sekitar tahun 17 Hijriah atau 638 Masehi. Ide penetapan kalender ini lahir ketika Gubernur Abu Musa al-Asy'ari mengalami kesulitan dalam pengarsipan surat yang ditulis tanpa tanda tahun. Dalam musyawarah bersama para sahabat, Khalifah Umar menyatakan: "Hijrah memisahkan antara yang hak dan yang batil. Maka jadikanlah hijrah sebagai awal penanggalan." Karena itu, kalender Islam kemudian dikenal sebagai kalender Hijriah.
οΌ..π..οΌMeski kalender Hijriah didasarkan pada peristiwa hijrah Nabi SAW, terdapat fakta menarik bahwa hijrah Rasulullah sebenarnya tidak terjadi pada bulan Muharram. Sebagian besar sejarawan menyebut Rasulullah SAW mulai berhijrah dari Makkah pada bulan Safar dan tiba di Madinah pada bulan Rabiul Awal. Namun Muharram dipilih karena merupakan bulan yang telah dimuliakan jauh sebelum Islam, dan menjadi titik awal yang paling tepat secara simbolis.
οΌ..π..οΌ1 Muharram bukan sekadar penanda waktu, melainkan momentum tahunan untuk muhasabah (introspeksi diri), memperbaiki amal dan niat di tahun yang baru, serta mempererat ukhuwah dalam masyarakat. Hijrah pun bukan sekadar pindah tempat, tetapi lebih luas sebagai perpindahan dari hal yang buruk menuju yang lebih baik dalam konteks modern, ini bisa diterapkan melalui perubahan perilaku menjadi lebih jujur, adil, dan bertakwa.
Sumber: Detik.com, Rumah Zakat,
Tirto.id, Bangkapos.com (Tribunnews),
Suara Merdeka.
