Setelah pembacaan proklamasi, ternyata pihak militer Jepang langsung menyegel kantor berita Antara dan melarang penyebaran berita kemerdekaan indonesia.
Kepala Bagian Teknik Antara, Markonis Waidan B. Palenewen, secara sembunyi-sembunyi menyusupkan teks proklamasi ke pemancar radio darurat dan memancarkannya menggunakan kode Morse setiap 30 menit sekali.
Dan karena itulah berita ini yang pertama kali ditangkap oleh stasiun radio internasional hingga menyebar ke seluruh dunia.
rekaman suara Soekarno saat itu sangat ikonik yaa
