🦜. Naaah, now we know kalo Blood Moon itu bukan sekadar Bulan yang tiba-tiba berubah warna jadi merah, yaa, Oceanist. Di balik fenomena yang kelihatan magical itu, ada cahaya Matahari, atmosfer Bumi, dan posisi Bulan yang kebetulan berada di tempat yang tepat. Turns out, science can be beautiful too! 🌝♥️
Thank you, Oceanist! Aku, Sheryl Respati, mengakhiri sesi konten ini. Jikalau ada kesalahan baik dari segi penyampaian, pembahasan, atau foto yang dilampirkan—maaf, ya. Share your critiques or thoughtful feedback kindly to @Kemaybot. Bye-Bye, Oceanist! 👋🏻
Post #325668
106
