TGViewer
šŸ”Ž Mahaga's Case File. šŸ”Ž Mahaga's Case File. @mhgdetect Ā· 606 subscribers
Post #1336 7

Forwarded from MHG: Investigation Records

#MHGInvestigationšŸ”Ž

Malam kembali menyelimuti apartemen Nadira. Mahaga dan Feri sudah berada di posisi masing-masing, memantau keadaan dari kejauhan. Kali ini, mereka tak ingin pulang tanpa membawa bukti yang benar-benar kuat.

Awalnya, semuanya berjalan tenang. Sampai Feri menangkap sesuatu dari sudut matanya.

Di antara bayangan pepohonan dan temaram lampu parkiran, tampak siluet seorang pria berdiri menghadap gedung apartemen. Pria itu tidak terlihat sedang menunggu seseorang. Tatapannya justru tertuju pada salah satu jendela di lantai atas—kamar Nadira, yang lampunya masih menyala.

Feri menyipitkan mata, berusaha mengenali wajahnya.

ā€œBang Haga, gue liat seseorang. Kayaknya dia lagi ngawasi kamar Nadira.ā€

Belum sempat Mahaga menjawab, Feri melihat pergerakan lain dari arah lobi. Arman baru saja masuk ke gedung, lalu berjalan menuju lift dengan langkah yang tampak biasa saja.

Mahaga langsung mengalihkan perhatiannya.

ā€œLo awasi pria itu. Gue ikuti Arman.ā€

Tanpa membuang waktu, Mahaga menyusul masuk ke gedung, menjaga jarak agar tidak menarik perhatian. Ia melihat Arman keluar dari lift dan berjalan menyusuri koridor menuju unit Nadira.

Langkah Mahaga melambat.

Arman berhenti tepat di depan pintu apartemen Nadira. Bukannya mengetuk, ia justru melirik ke kanan dan kiri sebelum sedikit membungkuk, berusaha mengintip melalui celah kecil di dekat pintu.

Rahang Mahaga mengeras.

Jadi, dugaannya selama ini bukan tanpa alasan.

ā€œSedang mencari apa, Arman?ā€

Suara Mahaga yang mendadak terdengar membuat Arman tersentak. Ia buru-buru berdiri tegak dan berbalik, wajahnya seketika menegang.

ā€œPak Mahaga? Saya cuma sedang patroli.ā€

ā€œPatroli?ā€ Mahaga melangkah mendekat, tatapannya tajam. ā€œSampai harus mengintip ke dalam unit penghuni?ā€

Arman tampak gelisah. Matanya bergerak ke arah lift, seolah mencari jalan keluar. Namun, Mahaga sudah lebih dulu menghadang jalannya.

ā€œJangan bergerak.ā€

Ketika Arman mencoba menghindar, Mahaga segera mencengkeram lengannya dan mengamankannya. Perlawanan singkat membuat suasana koridor mendadak tegang.

Mahaga mengeluarkan ponselnya untuk menghubungi tim, sementara Arman terus berusaha mencari alasan.

ā€œAnda ikut saya. Ada beberapa hal yang perlu kita bicarakan di kantor.ā€

Malam itu, Mahaga akhirnya mendapatkan sesuatu yang selama ini mereka cari: Arman tertangkap basah berada di depan unit Nadira, mengintip ke dalam tanpa izin.

Namun, di tempat lain, Feri masih mengawasi siluet pria misterius yang tadi berdiri memandangi jendela Nadira.

Dan ketika Feri kembali mengarahkan pandangannya ke tempat pria itu berdiri—

Sosok tersebut sudah menghilang.

Feri terdiam, lalu segera menghubungi Mahaga.

ā€œBang, Arman berhasil lo amankan?ā€

ā€œIya. Kenapa?ā€

Feri menatap area parkiran yang kini kosong, perasaannya mendadak tidak enak.

ā€œPria yang gue awasi tadi hilang. Gue nggak tahu dia pergi ke mana.ā€

Mahaga terdiam sejenak. Mereka baru saja menangkap Arman, tetapi seseorang yang lain ternyata juga sedang mengawasi Nadira malam itu.

Jika Arman memang penguntitnya, lalu siapa pria misterius yang mengawasi kamar Nadira dari kejauhan?
More from @mhgdetect
  1. Oct 18, 2026Post #1335
  2. Oct 18, 2026#MHGInvestigationšŸ”Ž Siang tadi, Mahaga ditelfon atasannya, untuk bekerja lembur, karena ka…
  3. Oct 18, 2026photo post
  4. Oct 18, 2026Post #1332
  5. Oct 18, 2026"Habis nikah kamu mau bawa anak saya kemana, Julian? Tinggal sama saudara-saudara kamu?" "…
  6. Oct 18, 2026Post #1327
Threads Profile ViewerView any public Threads profile without an account.Open ThreadLook →Writing with AI? Make it sound human.Metric37 rewrites AI drafts so they read naturally. Free AI detector, 1,500 words free.Try Metric37 →