Selama sesi wawancara di bulan Mei lalu, ia menyebut kota demi kota, negara bagian demi negara bagian, dan memberitahu jumlah orang yang ia bunuh di setiap tempat: Jackson, Mississippi - satu; Cincinnati, Ohio - satu; Phoenix, Arizona - tiga; Las Vegas, Nevada - satu," jelas Analis Kejahatan ViCAP Christina Palazzolo dalam laporannya.
Mereka memperkirakan bahwa Samuel secara khusus menyasar perempuan lemah dan miskin yang bekerja di dunia prostitusi atau pecandu narkoba.
"Metode pembunuhan yang dilakukan Samuel pun tidak selalu menyisakan tanda-tanda kematian akibat pembunuhan. Mantan petarung tinju itu biasanya memukul korban dengan kuat hingga pingsan dan tak sadarkan diri, lalu mencekik mereka,"
"Tanpa bekas tusukan atau luka tembakan, banyak di antara kasus kematian ini yang kemudian tidak digolongkan sebagai kasus pembunuhan, tapi dikaitkan dengan overdosis narkoba, kecelakaan, atau penyebab alami," sambung laporan tersebut.
Kebanyakan di antaranya diperkirakan terjadi di sekitar tahun 1970-an dan awal 1980-an sebelum teknologi DNA dimiliki pihak kepolisian.
Samuel Little, pembunuh yang mengaku telah menghabisi 90 nyawa
Post #3780
149