Rosalina Anindya Sucipto.
Penenang, bagaikan seorang penasihat yang selalu berfikir jauh kedepan, tiang utama yang lebih utama dari sang kepala keluarga. Sifatnya yang lemah lembut dan selalu mencoba untuk mengerti keadaan satu sama lain membuatnya semakin terlihat ayu, luar dan dalamnya. Dan sifat itu turun pada putri pertamanya.
"Nggak maas, nggak apa-apa. Biar aku yang urus nanti." "Tolong ya, Aji? Bunda mau ke butik dulu." "Shushh nggak apa-apa kak, bunda disini. Nggak apa-apa..."
Post #34
141

