๐ฏ. ๐ฅ๐๐ป๐๐๐ต๐ป๐๐ฎ ๐๐ฒ๐ฟ๐ฎ๐ท๐ฎ๐ฎ๐ป ๐ฅ๐ผ๐บ๐ฎ๐๐ถ
sebelum materinya nih kalian bertanya tanya ga sih soal mengapa sih sistem kerajaan berakhir?
nah aku ada 3 jawaban buat kalian:
- karena pemerintahan yang kejam dan otoriter di bawah Tarquinius Superbus.
- revolusi dipicu oleh tragedi Lucretia, korban pemerkosaan oleh putra sang raja.
- rakyat Roma muak dan bangkit melawan kekuasaan tiran, lalu menggantinya dengan sistem republik.
yup, itu kesimpulan materi terakhir nya, tapi simak dulu dong materi ketiga sekaligus materi terakhir kita.
selama berkuasa, Tarquinius juga mengobarkan sejumlah perang melawan tetangga Roma, termasuk Volsci, Gabii dan Rutuli.
selain itu, pemerintahannya begitu diingat karena penggunaan kekerasan dan intimidasi untuk mengontrol Roma, serta ketidakhormatannya terhadap adat Romawi dan Senat Romawi.
Ketegangan memuncak ketika putranya, Sextus Tarquinius, memperkosa Lucretia, istri dan putri dari bangsawan Romawi.
setelah Lucretia bunuh diri, revolusi mulai dikobarkan untuk menggulingkan kekuasaan tarquinius dan mengusir keluarganya dari Roma.
Kekuasaan Tarquinius Superbus berakhir pada 509 SM, yang sekaligus menandai berakhirnya Kerajaan Romawi dan dimulainya Republik Romawi.
wow wow, ternyata biang kehancuran Kerajaan Romawi tuh raja terakhir ners! ih kalo kalian ada di zaman itu kalian mau ngapain tuh raja nih?oh iya ners sedikit kesimpulan soal sistem Kerajaan nya.
bingung ga sih tadi aku sampaikan soal raja raja nya, tapi ga jelasin sistem Kerajaan yang dijalankan? oke aku akan jawab nih, aku punya tiga jawaban juga nih ners
pertama:
raja berkuasa penuh, namun didampingi Senat sebagai dewan penasihat.
kedua:
pemerintahan dilakukan melalui ekspansi militer, reformasi sosial, dan pembangunan infrastruktur.
ketiga:
setelah kekuasaan raja terakhir tumbang, Roma menjalankan pemerintahan dengan sistem republik tanpa raja
Post #8624
427
BUBAR, FRECTION OFC. Photo