Lalu, bagaimana kupeluk perasaanku ini,
yang bahkan tak mampu kuterjemahkan maknanya?
Maka tamparlah aku dengan kenyataan yang membisu,
tanpa tirai ilusi dan tembok-tembok semu
sebelum benang keraguan
merambat di relung hatiku.
Karena memang pada akhirnya,
bukan waktu yang paling menyakitkan,
bukan pula rindu yang tak terbalaskan,
melainkan perasaan yang terlalu lama diabaikan,
hingga kehilangan jalannya untuk pulang.
Post #39
302