/smile at her; looking at script answering in a cheerful tone/
ใ คใ ค โโโ ใ๐๏ธ . .แใBetul sekali, Lun. Kita harus bisa memisahkan antara dinamika politik dengan rasa hormat kepada nilai-nilai kemanusiaan. Peristiwa malam kelam itu gugur para Perwira Tinggi TNI AD yang kita kenal sebagai Pahlawan Revolusi. Nama-nama besar seperti Jenderal Ahmad Yani, Letjen Suprapto, M.T. Haryono, Siswondo Parman, D.I. Pandjaitan, Sutoyo Siswomiharjo, serta Kapten Pierre Tendean.
ใ คใ ค โโโ ใ๐๏ธ . .แใ Termasuk Bripka Karel Satsuit Tubun dan Kolonel Katamso serta Letkol Sugiyono di Yogyakarta ya, Lun. Kalau kita bayangin posisi keluarga yang ditinggalkan malam itu, tentu luka dan rasa kehilangannya sangat mendalam
ใ คใ ค โโโ ใ๐๏ธ . .แใDan tempat-tempat bersejarah seperti Monumen Pancasila Sakti di Lubang Buaya, Jakarta Timur, berdiri sampai hari ini bukan sekadar jadi destinasi tur sejarah, tapi sebagai monumen pengingat. Di sana ada sumur tua tempat ditemukannya para pahlawan, museum diorama, hingga kendaraan operasional saat itu.
/Taking a barely breath; look at the script; waiting her to talking/
