Ku rindukan sebuah kisah kasih klasik,
Tentang dua pasang bola mata yang tak berani saling tatap; Tatapannya syahdu tapi layu.
Kadang tak sengaja mereka bertemu dan terhenti, Menghasilkan sebuah euforia bersifat ironi.
Tapi sayang, aku frasa dan kau analogi.
Post #4
193
