ㅤㅤ★: we finally got the long awaited news, we get it. 𝐋ook at the post they just uploaded, isn't it very charming?? they are really very perfect with enchanting 𝐅aces 𝐋ike Greek 𝐆ods and Goddeses and we have uploaded some 𝗣hotos that we have gotten from several media 𝐀pplications for their 𝐋oyal 𝐌atchers.
Time out! Sebenarnya masih banyak bangsawan-bangsawan yang kejam selain Elizabeth Bathory, contohnya Vlad Dracul the Impaler yang menerapkan hukuman Impalement. Meskipun begitu, mereka juga cerdas dan berasal dari keluarga kelas atas. Kira-kira kalau ketemu mereka, kalian mau apa? Well, that's all from me, see you in the next content!
Meski begitu, pihak istana yang mengetahui apa yang diperbuat Bathory selama ini pada akhirnya mengurung wanita itu di sebuah ruang kecil di istana. Hanya sedikit celah yang dibuka untuk menyediakan makanan kepada Bathory. Di dalam kamar kecil itu, Bathory menghabiskan sisa hidupnya sampai meninggal dunia pada tahun 1614. Banyak kaki tangan Bathory dihukum mati karena bersalah membantu Bathory membunuh banyak orang namun tidak dengan bangsawan itu karena statusnya membuatnya kebal hukum. Mengingat status sosialnya yang besar, diputuskan bahwa pengadilan dan eksekusi publik akan terlalu memalukan, jadi sebagai gantinya, dia dikenakan tahanan rumah. Dia tinggal di kastil di Csejte selama sisa hidupnya dan meninggal dalam tidurnya pada 21 Agustus 1614, pada usia 54 tahun.
Para pelayan yang masih gadis mengalami siksaan mengerikan dengan beberapa anggota tubuh dipotong demi 'penyediaan' darah untuk Bathory. Menurut catatan sejarah, lebih dari 600 wanita muda meninggal karena Erzsebet. Korban-korban itu tidak hanya berasal dari kalangan pelayan, tapi juga dari kalangan petani bahkan bangsawan. Ketika 4 wanita bangsawan muda ditemukan tewas terbunuh, sebuah penyelidikan terhadap Bathory dilakukan pada tahun 1610. Tentu saja Bathory yang dituduh melakukan pembunuhan. Namun, karena status kerajaannya, Elizabeth Bathory kebal hukum.
Suatu hari, Bathory memukul seorang pelayan yang masih gadis karena menyisir rambutnya terlalu keras. Ketika memukul gadis itu sampai berdarah, darah sang pelayan menetes ke tangan Bathory. Ketika melihat darah itu menetes di kulit tangannya, Bathory merasa warna kulitnya tampak lebih muda. Dari situ, Bathory beranggapan bahwa dengan darah, dia akan tampak lebih muda. Darah dianggapnya sebagai 'rahasia untuk awet muda'. Dan karena pelayan yang dipukulnya adalah seorang gadis muda, maka dia berkesimpulan bahwa darah dari perawan adalah darah terbaik dan paling efektif.
Sejak itu, dia mulai menyiksa para nelayan dan belajar ilmu hitam ketika suaminya pergi berperang. Menurut sejarah, ketertarikannya pada penyiksaan dimulai ketika keluarganya berurusan dengan musuh-musuh politik. Setelah suaminya meninggal, ketakutannya untuk menjadi tua semakin meningkat. Dengan 'kesimpulan' yang dia buat sendiri di kepalanya, Bathory membunuh pelayan muda itu agar bisa mandi dengan darah dari pelayan itu. Pelayan muda itu bukan korban satu-satunya bagi Bathory. Justru sejak kematian pelayan muda itu, para pelayan muda lainnya menjalani siksaan dan banyak dari mereka tewas karena kehabisan darah. Dengan kecerdasan dan kecantikannya, Bathory memancing para korbannya ke istana dengan iming-iming pendidikan lebih tinggi.