TGViewer
π—•π—¨π—π—”π—‘π—š 𝗑𝗖𝗧 π—•π—¨π—π—”π—‘π—š 𝗑𝗖𝗧 @desabujangnct Β· 88 subscribers
Post #2652 732
Banyak yang percaya jika Romawi sedang dihukum oleh para dewa karena melanggar sumpah untuk tidak menjarah kota Seleukia.

Dokter kuno Galen pergi dari Roma selama dua tahun. Ketika dia kembali pada tahun 168 M, kota itu telah hancur akibat wabah misterius tersebut. Catatannya, Methodus Medendi, menggambarkan pandemi itu hebat, panjang, dan luar biasa menyedihkan.

Galen juga mengamati para korban menderita demam, diare, sakit tenggorokan, dan bercak-bercak ruam di seluruh kulit. Wabah itu memiliki tingkat kematian 25 persen dan orang yang selamat mengembangkan kekebalan terhadapnya. Yang lain meninggal dalam waktu dua minggu setelah gejala pertama muncul.

β€œDi tempat-tempat yang tidak mengalami ulserasi, terdapat ruam kasar dan keropeng. Semua akan rontok seperti sekam sehingga pasien menjadi sembuh,” M.L. dan R.J. Littman menulis dalam The American Journal of Philology of the disease.
More from @desabujangnct
  1. Nov 8, 2022Y
  2. Nov 8, 2022oke dik
  3. Nov 8, 2022Biasalah dik
  4. Nov 8, 2022saha ieu?
  5. Nov 7, 2022Masuk
  6. Nov 7, 2022tess tes
Threads Profile ViewerView any public Threads profile without an account.Open ThreadLook β†’Writing with AI? Make it sound human.Metric37 rewrites AI drafts so they read naturally. Free AI detector, 1,500 words free.Try Metric37 β†’