Cael, Elara, Aren, Liora, dan Rowan meninggalkan Aurelia.
Mereka harus menemukan tujuh pecahan Azure Crystal.
Namun setiap wilayah memiliki kepentingannya sendiri.
โข Ada kerajaan yang membenci Aurelia.
โข Ada wilayah yang tidak mempercayai Cael.
โข Ada pula kerajaan yang menganggap Royal Pearl sebagai sumber masalah.
Perjalanan mereka bukan hanya tentang mencari kristal (?)
Mereka harus menghadapi politik, pengkhianatan, dan sejarah lama yang sengaja dikubur. Rowan menemukan bahwa beberapa bangsawan dari kerajaan tetangga diam-diam berhubungan dengan Council. Aren mulai menyadari bahwa ada seseorang yang terus mengikuti perjalanan mereka.
Sementara Liora menemukan fakta aneh. Setiap pecahan Azure Crystal memiliki bagian dari ingatan tentang masa lalu Aurelia. Semakin banyak kristal yang mereka temukan
semakin dekat mereka dengan kebenaran tentang hilangnya Caelus.
Di sebuah reruntuhan kuno, Liora menemukan sejarah asli Royal Pearl.
Selama ratusan tahun, kerajaan mengajarkan bahwa mutiara tersebut memilih pewaris berdasarkan darah kerajaan.
Ternyata itu adalah kebohongan.
Royal Pearl tidak memilih berdasarkan garis keturunan. Ia memilih seseorang yang mampu menyatukan tujuh lautan.
Karena itu Cael dipilih.
Bukan karena ia adalah Prince Caelus.
Tetapi karena selama hidupnya di desa, ia belajar memahami kehidupan orang-orang yang tidak pernah tinggal di istana.
Namun mereka menemukan sesuatu yang jauh lebih besar.
Dokumen rahasia menunjukkan bahwa malam Caelus menghilang bukanlah sebuah kecelakaan.
Ada perintah resmi untuk mengeluarkannya dari istana.
Perintah tersebut menggunakan segel kerajaan.
Berarti orang yang membantu menghilangkan Caelus adalah seseorang yang memiliki kekuasaan tinggi. Seseorang yang masih berada di Aurelia.
Liora membuka halaman terakhir.
Di sana terdapat satu nama.
Nama seorang anggota Council.
Namun sebelum mereka sempat membawa bukti tersebut pulang mereka diserang.
Seseorang telah mengetahui bahwa kebenaran itu ditemukan.