Kedatangan Cael mengguncang Aurelia.
Warga berkerumun hanya untuk melihat wajahnya. Sebagian berbisik bahwa ia mirip dengan lukisan lama Prince Caelus.
Sebagian lainnya menyebutnya penipu. Cael kemudian dibawa ke hadapan King Orion dan Queen Seraphine.
Begitu melihatnya, Seraphine kehilangan kata-kata. Ia mengenali tanda berbentuk bulan di tangan Cael.
Tanda yang sama pernah dimiliki putranya. Namun Cael tidak mengenali mereka.
Ia bahkan tidak memahami mengapa istana tersebut terasa begitu familiar.
Seraphine ingin memeluknya.
Tetapi ia menahan diri.
Baginya, Cael mungkin adalah putranya.
Namun bagi Cael, mereka hanyalah dua orang asing. Council kemudian menuntut bukti. Mereka menolak mengakui Cael sebagai pewaris hanya berdasarkan tanda dan kalung.
Namun salah satu anggota Council terlihat terlalu tenang. Seolah-olah kepulangan Cael bukan sesuatu yang mengejutkan baginya.
Seolah-olah ia sudah mengetahui bahwa sang pangeran akan kembali (?) .....