@buronx as couple who “andai jika kita bisa saling lebih percaya, mungkin cinta kita dapat lebih besar kedepannya.”
satu langkah, dua langkah berat mulai terasa setelah kepergianmu. duniaku runtuh, hancur lebur setelah apa yang kau ucapkan. langit sore menjadi saksi, bahwa kita sedang di uji tapi tidakkah kamu mau berusaha bersamaku? rintik demi rintik membasahi rambut, dinginnya tak sepadan dengan dingin ucapanmu tadi. school abroad? itu bagus, mimpimu tercapai dan aku sangat bangga padamu tapi kenapa kau malah memutus hubungan yang belum mekar sepenuhnya? long-distance relationship bisa diusahakan, kenapa kamu tidak sebegitu percaya dengan diriku dan cinta kita? lantang ucapan dinginmu tadi, “mari berpisah, aku tidak yakin dengan hubungan jarak jauh. kita tidak bisa bertemu sebanyak saat kita masih bersama disini, melbourne sangat jauh dan aku tidak mau menganggu kehidupan kuliahmu disini dengan menyusul aku kesana. so, let's end this relationship.” dentungan kata menusuk tajam, tak percaya dengan yang terucap. dia gemetar menahan nangis, bukan hanya aku yang sakit tapi dia juga jauh lebih sakit. “jika itu mau mu, mari kita berpisah. jika kau butuh bantuanku, aku akan jadi garda terdepan. tetap simpan nomorku jika kamu akan mengganti ponsel.” ucapan itu keluar dan tanpa sepatah ucapan selamat tinggal kalian berpisah. tak ada lagi sayang, tak ada lagi cinta, tak ada lagi morning routine kalian. cinta itu menjadi layu sebelum ada kesempatan untuk mekar dengan indah.
Post #157
26
Forwarded from page up: callidora seo jiyu ✱