(BENTALA BOESTAMA.)
Jejak Berkarat, Hati Kerabat. Yang Lekang, Yang Tertaut.
Lebur di bawah terik, ditempa di atas bara, menghitam oleh jelaga dan waktu. Hari-hari menggerus kami perlahan, tetapi untaian tangan belum jua terlerai, sebab kami masih bernapas, masih meniti laku yang entah akan bermuara di ujung yang mana. Barangkali begitulah ihwal sebuah kerabat, tentang jemari mana yang sudi menggenggam ketika segala perkara mulai lekang. Perihal esok, tiada hati sesiapa yang mampu mengeja. Titimangsa menyimpan rahasia sendiri atas namanya. Barangkali esok kami mati, atau barangkali hidup enam kali lagi. Tiada yang tahu. Yang fana hanyalah tubuh, sedang kenang kadang-kadang lebih panjang umurnya daripada mereka yang memilikinya. Selayaknya besi yang dipertemukan dengan api, tak lagi sama bentuknya, tak lagi pula rapuh kaitnya. (Demikian pula kami.)
Selama masih ada sabda yang dapat dipertukarkan, nama yang masih dipanggil, dan tangan yang belum jua dilepaskan, barangkali perjalanan ini belum sampai pada titik akhirnya.
@ BOESTAMA,
Yang Dipertemukan.
Post #12
741
- 🏆 2
- ❤ 1
- 🔥 1
- 🎃 1